Berita

Ketua Badan Koordinasi Saksi Nasional Partai Demokrat, Andi Timo Pangerang (tengah)/RMOLAceh

Politik

Cegah Kecurangan, Demokrat Pantau Suara Pemilih di TPS Pakai Aplikasi

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 05:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Partai Demokrat bakal memantau suara pemilih di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) menggunakan aplikasi. Hal ini untuk memudahkan pekerjaan saksi-sakin dalam perhitungan suara.

"Tentu hal ini bermanfaat bagi kita untuk mengetahui lebih cepat berapa peroleh suara partai dan caleg partai demokrat di setiap TPS," kata Ketua Badan Koordinasi Saksi Nasional Partai Demokrat, Andi Timo Pangerang usai kegiatan Pelatihan Calon Pelatih Saksi TPS yang digelar DPD Partai Demokrat Aceh di Banda Aceh, Minggu (1/10).

Andi Timo menjelaskan aplikasi pemantau suara terdapat banyak poin-poin terkait titik rawan dalam proses pengemutan suara maupun perhitungan suara. Sehingga butuh kecermatan.


Andi Timo aplikasi ini juga dapat mengetahui keberadaan saksi di TPS. “Itu untuk memudahkan monitor mengawal saksi-saksi kita," kata Andi Timo dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh.

Andi Timo berharap pengunaan aplikasi nantinya dapat mengawal suara Partai Demokrat di setiap TPS seluruh Indonesia dengan baik. Termasuk di Aceh.

Apabila pengawasan atau pengawalan dilakukan dengan baik dan ketat, kata dia, maka suara tidak menguap.

“Kita menginginkan tidak ada TPS yang kosong. Jadi satu TPS, minimal satu saksi," kata Andi Timo.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim, memastikan tidak ada satu pun saksi pada setiap TPS kosong. Dengan kata lain, kata dia, total keseluruhan TPS di Aceh semua akan di tempatkan saksi, termasuk koordinator untuk mengawal.

Muslim mengatakan para saksi yang mengawal suara Demokrat sudah dilatih. Supaya TPS yang berjumlah lebih kurang 16 ribu, dapat dipantau dengan baik.

"Pada 14 Februari 2024, Partai Demokrat bisa semua mengawal bukan hanya sekedar mengawal saja," kata Muslim.

Muslim berharap saksi Partai Demokrat di seluruh Aceh memahami tugas dan militan mengawal suara di TPS. Tidak ada hal-hal yang di lapangan sesuatu yang tidak inginkan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya