Berita

Ilustrasi/Net

Global

Menteri Taliban: Laki-laki dan Perempuan Tidak Setara, tapi Barat Menghancurkan Sistem Ini

MINGGU, 01 OKTOBER 2023 | 22:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban kembali memicu kontroversi perihal pembatasan hak-hak perempuan. Bahkan Penjabat Menteri Pendidikan Tinggi yang ditunjuk Taliban, Neda Mohammad Nadim menyebut perempuan dan laki-laki memang tidak setara.

Hal itu ia sampaikan ketika berbicara di Universitas Beghlan, seperti dimuat TOLO News, Minggu (1/10).

Ia mengatakan sekarang ada upaya yang dilakukan untuk menghancurkan sistem yang ada dengan alasan kekhawatiran terkait perempuan. Secara khusus, ia menyebut Barat berusaha menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama.


“Allah SWT telah membedakan antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki adalah penguasa, dia mempunyai kekuasaan, dia harus ditaati, dan perempuan harus menerima dunianya. Perempuan tidak setara dengan laki-laki. Namun demikian, mereka (bangsa-bangsa Barat) menempatkannya (perempuan) di atas laki-laki,” kata Nadim.

Lebih lanjut dia mengatakan, tugas pemerintah saat ini adalah berperilaku baik terhadap rakyat dan memberikan keamanan dan keadilan.

“Ini adalah tanggung jawab Imarah Islam Afghanistan memperlakukan masyarakat dengan baik. Harus membawa kemudahan, harus membawa kabar baik, tidak boleh ada kebencian, tidak boleh ada perbedaan pendapat di antara para pejabat, dan yang kedua adalah menjamin keamanan," lanjutnya.

Perempuan Afghanistan menghadapi banyak tantangan sejak Taliban kembali berkuasa pada tahun 2021. Anak perempuan dan perempuan tidak memiliki akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan ruang publik.

Sebanyak 80 persen anak perempuan dan perempuan muda Afghanistan, yang berada dalam usia sekolah, saat ini tidak diberi akses terhadap pendidikan di bawah rezim Taliban di Afghanistan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya