Berita

Presiden Joko Widodo, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Tinggi di Survei, Elektabilitas PDIP Masih Bergantung pada Jokowi

SABTU, 30 SEPTEMBER 2023 | 19:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok Presiden Joko Widodo masih memberikan pengaruh besar terhadap elektabilitas PDI Perjuangan dalam menatap Pemilu Serentak 2024.

Hal itu sebagaimana temuan terbaru survei Indikator Politik Indonesia pada 25 Agustus – 3 September 2023.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Hendro Prasetyo mengungkap, survei tersebut menempatkan PDIP paling banyak didukung masyarakat.


“PDIP paling banyak didukung, 26 persen. Kemudian Gerindra 12,6 persen, Golkar 9,2 persen, lalu PKB 7,5 persen,” papar Hendro dalam survei bertajuk ‘Swing Voters, Efek Sosialisasi dan Tren Elektoral Jelang Pilpres 2024’ secara virtual, Sabtu (30/9).

Ada dua alasan tertinggi yang membuat dukungan publik kepada PDIP paling tinggi. Pertama, karena alasan terbiasa memilih. Angkanya mencapai 27,3 persen.

Alasan kedua, karena suka dengan Jokowi. Karenanya, ketika kepuasan publik pada Jokowi tinggi, dukungan untuk PDIP pun semakin kuat.

Dari sebanyak 7,4 masyarakat yang memilih partai karena suka dengan Jokowi, 22 persen adalah pemilih PDIP. Di partai lain, alasan memilih partai karena Jokowi tidak tampak.

“Ada hubungan yang berkorelasi positif dari tingginya kepuasan publik kepada Jokowi, berdampak pada menguatnya dukungan untuk PDIP,” jelas Hendro.

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan dalam rentang 25 Agustus – 3 September 2023 dengan melibatkan 1.200 responden. Tingkat kepercayaan survei ini mencapai 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya