Berita

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) memamerkan varietas beras ungu saat Rakernas IV PDIP/Ist

Politik

Di Stand Rakernas PDIP, KNPI Promosikan Varietas Beras Ungu

SABTU, 30 SEPTEMBER 2023 | 14:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pameran Pangan Plus 2023 yang disediakan pada rangkaian Rakernas IV PDIP turut dimanfaatkan Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) untuk memamerkan inovasi sektor pertanian dan peternakan.

Bertempat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, DPP KNPI mempromosikan varietas beras ungu yang diyakini menjadi salah satu komoditas pertanian andalan di masa depan.

"Ini karya anak bangsa. Harapannya pemerintah mendukung pengembangan beras ungu dengan diproduksi massal, sebab varietas ini selain kaya manfaat bagi kesehatan juga memiliki nilai jual tinggi,“ kata Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama dikutip Sabtu (30/9).


Diungkapkan Haris, penemu beras ungu adalah fungsionaris DPP KNPI, Eko Mardiyono. Beras ungu adalah pemuliaan baru dari varietas padi lokal unggulan. Persilangan dari 3 jenis varietas padi lokal unggul yang memiliki usia tanam lama.

Hasil laboratorium menunjukkan bahwa varietas beras ungu ini memiliki kandungan gizi tinggi dan glikemik yang rendah, selain itu hasil beras yang pulen.

"Beras ungu ini memiliki karakteristik pulen, kandungan nilai gizi yang baik untuk tubuh. Kami Pemuda Indonesia mendukung program 'Kedaulatan Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia' dan 'Pangan Sebagai Lambang Supremasi Kepemimpinan Indonesia Bagi Dunia'," tutup Haris.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya