Berita

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan saat memberikan bantuan beras kepada masyarakat penerima manfaat di Bandung, Jawa Barat/Ist

Bisnis

Kemendag Pastikan Dukung Penyaluran Bantuan Pangan Beras

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 22:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bantuan pangan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat.

Di Bandung, Jawa Barat, Kementerian Perdagangan RI menyalurkan Bantuan Pangan Beras dan Gerakan Pangan Murah (GPM). Bantuan Pangan Beras disalurkan di Kantor Kelurahan Cipaganti, Bandung, sedangkan GPM digelar di halaman parkir Bandung Convention Center (BCC), Rabu (27/9).

"Kemendag akan terus mendukung penyaluran beras bantuan pangan pemerintah kepada masyarakat,” kata Mendag RI, Zulkifli Hasan di Kelurahan Cipaganti.


Dalam penyerahan Bantuan Pangan Beras, Mendag Zulkifli Hasan menyerahkan paket beras kepada 624 keluarga penerima manfaat (KPM), dengan masing-masing keluarga menerima 10 Kg beras.

Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, program Bantuan Pangan Beras dimulai sebulan lebih cepat, yaitu pada September hingga November 2023.

“Program ini seharusnya mulai di Oktober, tapi kami percepat,” jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag juga berkomitmen mendorong Bapanas untuk mengoptimalkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tingkat eceran.

Kemendag pun terus mendorong Bapanas dan Bulog untuk memprioritaskan penyaluran beras SPHP secara masif, kontinu, dan merata ke pedagang pengecer di pasar-pasar rakyat.

Untuk kegiatan GPM di BCC, Bulog mempersiapkan 2,5 ton beras SPHP. Beras tersebut dibagi ke dalam 500 kemasan ukuran 5 Kg yang dijual dengan harga Rp53.000 per kemasan atau setara dengan Rp10.600/kg.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya