Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Alokasi Anggaran Kesehatan 2024 Naik 8,7 Persen Jadi Rp 187,5 Triliun

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 16:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Anggaran kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan DPR RI pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2024 mencapai Rp 187,5 triliun atau 5,6 persen dari total anggaran.

Dalam beberapa tahun terakhir APBN untuk kesehatan terus mengalami peningkatan.

Pada 2020, anggaran kesehatan berjumlah Rp 172,3 triliun. Pada 2021 sebesar Rp 312,4 triliun, kemudian pada 2022 senilai Rp 188,1 triliun. Lalu pada 2023 anggaran kesehatan menjadi Rp 172,5 triliun.


Jika melihat anggaran kesehatan yang akan dialokasikan tahun depan, maka jumlahnya meningkat  8,7 persen atau Rp 15,0 triliun dibanding anggaran tahun lalu.

Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Putut Hari Satyaka, dalam keterangan persnya pada Rabu (27/9) menilai bahwa peningkatan anggaran harus sejalan dengan implementasi yang transparan, efisien, dan tepat sasaran.

Dalam hal ini, dia mencontohkan sektor belanja kesehatan dari negara lain, yaitu konsep pendanaan kesehatan berbasis kinerja.

“Konsep tersebut bersumber dari pencatatan pendanaan, transparansi, serta alokasi yang baik dan pemanfaatannya,” ujarnya.

Sementara itu, anggaran sebesar Rp 187,5 triliun itu akan diarahkan untuk mendanai berbagai program. Di antaranya, yang pertama adalah stunting.

Meski setiap tahun ada penurunan, tetapi pemerintah bertekad memperluas cakupan prevalensi stunting di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

Kedua, transformasi layanan primer yang bersifat promotif dan preventif, di antaranya pengobatan dan penanganan terhadap ibu hamil dengan kekurangan energi kronis.

Ketiga, transformasi layanan rujukan, yaitu dengan pemerataan akses peningkatan layanan prioritas penyakit jantung, stroke, kanker dan ginjal.

Keempat, transformasi sistem ketahanan nasional. Pemerintah terus mendorong inovasi alat kesehatan buatan dalam negeri dan penjaminan produk dalam negeri melalui pengadaan barang dan jasa.

Kelima, transformasi sistem pembiayaan, yang meliputi insentif tenaga kesehatan serta perluasan cakupan layanan bagi masyarakat dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).  

Keenam, transformasi sumber daya manusia (SDM) kesehatan, yaitu dengan meningkatkan cakupan tenaga kesehatan.  

Ketujuh, transformasi teknologi kesehatan. Transformasi ini tidak hanya dilakukan di rumah sakit, tetapi juga teknologi di bidang industri farmasi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya