Berita

Presiden Joko Widodo bersama anak-anak dan menantunya/RMOL

Pesan Kunci

Kaesang jadi Ketum PSI dan Gibran Digadang-gadang Cawapres, Jokowi Serius Bangun Dinasti Politik

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 15:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu dinasti politik yang dibangun Presiden Joko Widodo kembali menguat. Hal ini menyusul dua anaknya, Kaesang Pangarep didaulat menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Gibran Rakabuming Raka digadang-gadang maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres).

Muncul pertanyaan di publik, apakah Jokowi yang sudah menjabat dua periode sebagai Presiden RI seserius itu membuat dinasti politiknya?

Padahal pada 2019 lalu Jokowi sempat mengeluarkan pernyataan bahwa tidak akan memaksakan anak-anaknya terjun ke dunia politik. Tapi dia juga mengaku tidak melarang apabila akhirnya Gibran maupun Kaesang berubah pikiran dan menjajal peruntungan di perpolitikan Indonesia.


Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, kenyataan anak-anak Jokowi terjun politik saat ini sudah dicap sebagai bagian dari membentuk kerajaan politik.

"Jokowi memang serius sedang membangun dinasti politik," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/9).

Menurutnya, fenomena penunjukkan Kaesang sebagai ketua umum PSI merupakan tanda-tanda Jokowi berupaya melanggengkan kekuasaannya yang akan berakhir pasca Pemilu 2024.

"(Jokowi ingin) bukan hanya sekadar keluarganya ikut Pemilu, tetapi juga ingin menunjukkan dalam kepemimpinan pengelolaan partai juga patut diperhitungkan seperti gabungnya Kaesang ke PSI," kata Efriza.

Di samping itu, dia juga mengamati Jokowi juga ingin menunjukkan taringnya melalui pencalonan Gibran sebagai Cawapres. Sebab, beredar baliho berfoto dan bertuliskan Gibran Wakil Presiden Republik Indonesia 2024 di wilayah Jawa Tengah.

Ditambah lagi, Efriza mendapati gugatan batas umur minimum Capres-Cawapres dilayangkan PSI yang kini dipimpin Kaesang ke Mahkamah Konstitusi (MK). MK diketahui dipimpin Anwar Usman yang merupakan ipar Jokowi.

"Gibran memang diperhitungkan sebagai Cawapres. Tapi fenomena Gibran seperti dipaksa matang untuk kepemimpinan nasional," kata Efriza.

Maka dari itu, Efriza meyakini Jokowi tengah berupaya membangun dinasti politiknya sendiri dengan melibatkan anak-anaknya di dunia politik.

"Ini semua terjadi karena Jokowi paham momentum. Ia menjabat hanya dua periode, maka ia mendorong keluarganya turut diperhitungkan di kancah kepemimpinan nasional," demikian Efriza.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya