Berita

Presiden Joko Widodo bersama Kaesang Pangarep/Ist

Politik

Kaesang Pangarep Seolah jadi Kunci PSI Lolos ke Senayan

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 14:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengangkatan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep menjadi ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dinilai pragmatis.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza memandang, proses rekrutmen dan pengangkatan Kaesang di PSI terbilang instan.

"PSI rela mengabaikan fungsi rekrutmen politik, fungsi membangun demokrasi internal, menghargai mekanisme jenjang karir politik, semua diterabas," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/9).


Efriza menduga, PSI berharap pengangkatan Kaesang sebagai ketum bisa memberikan dampak signifikan terhadap perolehan suara partai berlogo bunga mawar itu.

"Seakan Kaesang adalah sosok penyelamat mereka, Kaesang adalah kunci lolos PSI di Senayan. Ini menunjukkan anak muda dalam membangun kepartaian mudah menyerah, akhirnya cara instan dipraktikkan," kata Efriza.

Lebih dari itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (UNPAM) Serang itu mengamati, PSI tidak memiliki mekanisme yang jelas dalam penentuan posisi ketum.

"Ini menunjukkan partai ini berjalan tidak dengan mencoba menghayati mekanisme kesepakatan bersama dan kontrak politik dalam format misalnya AD/ART," tuturnya.

"Jadi PSI bukan partai ideologis atau partai kader, cara pragmatis dipilih dengan harapan besar lolos parlemen melalui Kaesang," sambungnya.




Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya