Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gara-gara Kembang Api, Lebih dari Seratus Tamu di Pesta Pernikahan Irak Tewas Terbakar

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebakaran besar melanda sebuah gedung tempat resepsi pernikahan berlangsung di distrik Hamdaniya, Provinsi Niniwe Irak, Selasa (26/9) waktu setempat.

Associated Press
melaporkan, Rabu (27/9), lebih dari dari 100 orang tewas dan sekitar 150 orang terluka. Sementara Wakil Gubernur Niniwe Hasan al-Allaq mengatakan kepada Reuters bahwa 113 orang dipastikan tewas dalam kejadian nahas itu.

Pejabat pertahanan sipil yang dikutip dalam laporan berita lokal mengatakan kebakaran terjadi setelah kembang api dinyalakan sebagai bagian dari perayaan pernikahan, dengan cepat menyebar hingga melalap gedung.


"Tempat tersebut dilaporkan ditutupi dengan panel Ecobond yang sangat mudah terbakar yang berkontribusi terhadap cepatnya keruntuhannya," kata badan pertahanan sipil, seraya menambahkan bahwa bahan-bahan tersebut melanggar peraturan keselamatan.

Berbagai lembaga mengirimkan kru darurat ke lokasi tersebut untuk upaya penyelamatan, termasuk pemerintah federal dan departemen di wilayah semi-otonom Kurdistan Irak.

Rekaman yang beredar online menunjukkan petugas pemadam kebakaran memanjat reruntuhan bangunan yang hangus untuk mencari korban selamat.

Klip singkat lainnya yang beredar di media sosial diduga menunjukkan kebakaran itu sendiri, dengan puing-puing yang terbakar terlihat berjatuhan dari langit-langit ketika pengunjung pesta yang panik mulai meninggalkan gedung.

Perdana Menteri Irak Muhammad Shia al-Sudani mencatat insiden tersebut dalam sebuah pernyataan, dan mengarahkan kementerian dalam negeri dan kesehatan untuk memobilisasi bantuan bagi para korban kebakaran.

"Saya akan menghubungi gubernur Niniwe untuk mengetahui dampak dari kebakaran yang terjadi di salah satu ruang pernikahan di distrik al-Hamdaniya," ujarnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya