Berita

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, saat melakukan konferensi pers bersama elite PSI lain di Jakarta, Senin (25/9)/Net

Politik

Resmi Jadi Ketum, Kaesang Langsung Targetkan Bawa PSI ke Senayan

SELASA, 26 SEPTEMBER 2023 | 02:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) gagal menembus DPR RI pada kesempatan pertama mereka mengikuti kontestasi Pemilu 2019. Kegagalan itulah yang nanti akan diperbaiki oleh Kaesang Pangarep yang baru saja didapuk sebagai Ketua Umum PSI.

Pada 2019, PSI hanya mampu meraih 2,65 juta suara atau 1,89 persen dari total suara sah nasional. Artinya ada kekurangan sekitar 2 persen suara untuk bisa memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen untuk lolos ke Senayan.

"Target saya, insyaAllah, PSI lolos parliamentary threshold empat persen dan fraksi PSI akan ada di Senayan pada 2024 nanti," kata Kaesang dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas): Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin.


Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu yakin target itu dapat terwujud, karena pemilih PSI adalah generasi muda yang berjiwa nasionalis. Di mana generasi muda telah bosan dengan praktik korupsi hingga diskriminasi.

"Mereka masyarakat Indonesia yang bosan dengan istilah sejahtera dalam kata-kata saja," ujarnya. "Nah, ini mereka adalah Jokowers sejati yang percaya pembangunan lima tahun terakhir harus dilanjutkan bahkan ditingkatkan."

Karena itu, Kaesang meminta bantuan dan dukungan para relawan Jokowi yang belum terafiliasi dengan partai tertentu agar menjadikan PSI sebagai rumah bersama yang ramah bagi para nasionalis muda.

Dia mengajak semua kader dan calon anggota legislatif dari PSI untuk terus bergerak di tengah rakyat dalam menyambut kemenangan PSI pada Pemilu 2024.

"Sekali lagi, semuanya harus optimistis bahwa PSI bisa masuk Senayan pada 2024. PSI menang, pasti menang," tegasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya