Berita

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid bersama duet Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Kubu Amin Tak Masalah Prabowo dan Ganjar Bersatu, Tapi Lebih Suka Tiga Poros Capres

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 12:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Koalisi Perubahan menegaskan tidak merasa khawatir dengan adanya wacana dua poros pada Pilpres 2024, di mana pasangan bakal capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (Amin) akan bertarung melawan duet Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo.

“Bagi Amin, berapapun porosnya tidak menjadi soal. Amin siap menghadapi hanya dua poros ataupun lebih,” kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, dalam keterangan resminya yang diterima wartwan, Senin (25/9).

Meski begitu, Jazilul mengatakan, pihaknya lebih tertarik tiga poros di pesta demokrasi lima tahunan nanti. Sebab rakyat Indonesia akan mempunyai banyak pilihan untuk memilih para calon pemimpinnya kelak.


“Toh secara kebutuhan parpol pengusungnya, baik koalisi Pak Prabowo maupun Pak Ganjar cukup syarat presidential threshold (PT 20 persen) untuk berlayar,” kata Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKB ini.

Jazilul menambahkan, pasangan Amin sangat siap bertarung di Pilpres 2024 dengan para kontestan yang lain meskipun tanpa bekal materi atau logistik. Terlebih hingga kini, duet Amin telah menjadi pasangan bakal capres dan cawapres yang pertama kali mendeklarasikan diri untuk bertarung pada Pilpres 2024 mendatang.

“Amin siap menyongsong masa depan baru dengan kekuatan rakyat, bukan kekuatan materi atau logistik,” pungkasnya.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya