Berita

Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Ikuti Jejak Seniornya, Jokowi sedang Bangun Politik Dinasti di Banyak Partai

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 10:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo sedang mengikuti jejak para seniornya yang menebarkan anak-anak mereka di sejumlah partai politik untuk membangun politik dinasti.

"Bisa jadi Jokowi sedang menyimpan telur di banyak tempat di banyak keranjang. Politik itu tidak bisa menyimpan telur di satu keranjang," kata analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/9).

Menurutnya, jika seluruh anak menantunya masuk di satu partai yang sama maka akan membuat trah politik yang sedang dibangun Jokowi bisa hancur.



"Karena kalau satu keranjang itu pecah, ya pecah semua hancur semua. Makanya disimpan di tempat lain dan itu dilakukan oleh politik dinasti yang lain menjadikan banyak partai sebagai jalan hidup politik dinasti di banyak daerah," kata Ujang.

Ujang menambahkan, Jokowi mengizinkan Kaesang masuk PSI yang jelas-jelas melanggar AD/ART PDIP, sebagai bagian dari strategi politik mantan Gubernur DKI itu melawan PDIP.

"Nah, saya sih melihatnya Jokowi begitu, mengizinkan Kaesang masuk PSI yaitu pilihan politik, yang tentu ini sebenarnya melanggar AD/ART. Satu keluarga harus satu partai, walaupun oleh PDIP dibantah satu KK (Kartu Keluarga), kalau KKnya berbeda boleh," demikian Ujang.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya