Berita

Ilustrasi survei Pilpres 2024/Ist

Politik

Diduga cuma Penggiringan Opini, Publik Diimbau Tak Mudah Percaya Hasil Survei Paslon 2024

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2023 | 11:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Publik diimbau untuk tidak mudah mempercayai hasil survei terekait pasangan calon alias paslon di Pilpres 2024.

Analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Dedi Kurnia Syah mengatakan, hasil survei seharusnya tidak berfungsi untuk menggiring opini masyarakat, tetapi menggambarkan opini yang sudah mengemuka.

“Hanya saja dalam proses propaganda, pihak berkepentingan menggunakan data survei sebagai materi penggiringan, sehingga tidak bisa menilai bahwa upaya opini itu dilakukan oleh lembaga survei,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/9).


Dedi memberikan contoh lembaga survei yang memasangkan pasangan Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil atau Prabowo Subianto-Erick Thohir yang dinilai sebagai penggiringan opini yang memiliki hajat untuk bisa disandingkan atau berpeluang untuk menjadi pendamping di 2024.

“Tetapi, tetap saja modal elektoral itu mereka miliki, lembaga survei hanya menjelaskan apa yang sedang berkembang di masyarakat,” kata Dedi.

Dedi mengaku tidak menutup mata dengan adanya lembaga survei ‘pesanan’ yang kerap memasangkan calon tertentu untuk meraup keuntungan.

Atas dasar itu, Dedi mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan lembaga survei dalam menentukan pilihan politiknya di 2024 nanti.

“Meskipun, ada saja lembaga survei yang mungkin menawarkan jasa untuk melakukan survei sesuai dengan kebutuhan klien. Untuk itu, masyarakat tidak seharusnya mudah percaya dengan pesangan survei,” tutup Dedi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya