Berita

Jet tempur F-16/Net

Dunia

AS dan Vietnam Negosiasi Perjanjian Transfer Senjata Besar-besaran, Termasuk Jet Tempur F-16

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2023 | 09:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) dan Vietnam dilaporkan tengah menjajaki perjanjian transfer senjata terbesar dalam sejarah antara kedua negara.

Mengutip dua sumber, Reuters pada Minggu (24/9) mengungkap, perjanjian transfer senjata itu terkait dengan armada jet tempur F-16 yang disebut akan membantu Vietnam menghadapi ketegangan dengan Beijing di Laut China Selatan.

“Kami memiliki hubungan keamanan yang sangat produktif dan menjanjikan dengan Vietnam dan kami melihat pergerakan menarik dari mereka di beberapa sistem AS, khususnya apa pun yang dapat membantu mereka memantau wilayah maritim mereka dengan lebih baik, mungkin pesawat angkut dan beberapa platform lainnya," kata sumber tersebut.


Kesepakatan ini masih dalam tahap awal, belum ada ketentuan yang dipastikan, dan kemungkinan belum akan tercapai. Meski begitu, hal ini menjadi agenda utama dalam negosiasi dua negara selama sebulan terakhir.

Negosiasi sendiri berputar pada persyaratan pembiayaan khusus untuk Vietnam yang kekurangan uang.  

“Bagian dari apa yang sedang kami kerjakan secara internal karena pemerintah AS adalah kreatif dalam mencoba memberikan opsi pendanaan yang lebih baik kepada Vietnam agar dapat memberikan mereka hal-hal yang mungkin benar-benar berguna bagi mereka," lanjut sumber tersebut.

Perjanjian transfer senjata ini diperkirakan akan memicu ketegangan antara Vietnam dan China yang sudah panas dengan sengketa Laut China Selatan.

Awal bulan ini, Vietnam meningkatkan status diplomatik dengan Amerika Serikat ketika Presiden Joe Biden melakukan kunjungan, sehingga setara dengan China dan Rusia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya