Berita

Camara mendirikan CS Disco pada tahun 2013/Net

Dunia

Mengundurkan Diri, CEO CS Disco Kiwi Camara Diterpa Isu Pelecehkan dan Kasar kepada Karyawan Perempuan

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 | 14:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pekan lalu publik dihebohkan dengan pengunduran diri tiba-tiba Kiwi Camara, lulusan Hukum Harvard termuda dan pendiri firma teknologi hukum, CS Disco, yang bergaji 110 juta dolar AS.

Camara, 39 tahun, tiba-tiba mengundurkan diri sebagai CEO dari CS Disco - satu dekade setelah meluncurkan aplikasi perangkat lunak khusus untuk pengacara yang saat ini bernilai 427,58 juta dolar AS.

Laporan dari Wall Street Journal menyebutkan bahwa Camara ternyata digulingkan di tengah tuduhan pelanggaran seksual. Ia diduga meraba-raba seorang karyawan perempuan muda dan melakukan perilaku yang mengganggu, termasuk secara paksa menyodorkan daging panggang ke wajahnya saat pesta makan malam.


CS Disco awalnya meremehkan pengunduran diri Camara, dengan menyatakan hal itu tidak ada hubungannya dengan perselisihan operasional atau kebijakan.

Namun, WSJ kemudian melaporkan serangkaian tuduhan pelanggaran yang meresahkan, dengan sumber perusahaan mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa dewan tersebut sedang menyelidiki tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang staf wanita saat jamuan makan malam perusahaan pada tanggal 6 September 2023.

Mantan karyawan, juga beberapa karyawan yang masih bekerja, menceritakan bagaimana perilaku Camara malam itu. Pada malam tersebut, ia dilaporkan mendorong karyawannya untuk mengonsumsi tequila selama happy hour sebelum mengundang kelompok tertentu untuk makan malam.

Saksi mata menyatakan bahwa dia secara agresif menyodorkan makanan ke wajah seorang pekerja perempuan muda, bersikeras agar pekerja tersebut memakannya “seperti binatang” dan juga meraba-rabanya.

Saksi juga mengatakan kepada WSJ bahwa Camara berusaha membujuk karyawan yang tampak tidak nyaman tersebut untuk kembali ke kondominiumnya. Staf segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepala sumber daya manusia CS Disco, dan ini bukan pertama kalinya keluhan serupa muncul.

Tahun lalu, kekhawatiran mengenai perilaku Camara terhadap staf perempuan, termasuk praktik perekrutan, pertemuan sosial, dan komentar yang tidak pantas, diduga disampaikan ke hotline etika perusahaan. Tuduhan ini telah diselidiki, namun hasilnya masih dirahasiakan.

Camara merupakan kepala teknisi kelahiran Filipina ini lulus dari Harvard Law School pada usia 19 tahun, meninggalkan sekolah menengah atas pada usia 14 tahun, dan lulus dari Hawaii Pacific University dengan gelar di bidang ilmu komputer pada usia 16 tahun.

Meski begitu, studinya dirusak oleh pelanggaran. Pada tahun pertamanya di Harvard Law pada tahun 2002, dia melontarkan pernyataan rasis yang mengakibatkan dia ditolak oleh firma hukum besar.

Camara kemudian mendirikan firma hukumnya sendiri, Camara & Sibley, bersama teman sekelasnya Joe Sibley, sebelum mendirikan CS Disco pada tahun 2013.

CS Disco merupakan perusahaan yang menggunakan teknologi baru, seperti kecerdasan buatan, untuk membantu pengacara menyaring dokumen dan mengidentifikasi bukti potensial, kemudian mempekerjakan ratusan karyawan, yang oleh Camara disebut sebagai “Discovians”.

Pada bulan Juli 2021, CS Disco memulai debutnya di Bursa Efek New York dan meskipun kinerja sahamnya buruk sejak saat itu, Camara telah menjadi salah satu CEO terkaya di dunia.

Tahun lalu, Camara  memperoleh pendapatan sebesar 110 juta dolar AS, menjadikannya salah satu dari sembilan pemimpin yang memperoleh pendapatan lebih tinggi dari Tim Cook dari Apple.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya