Berita

Bakal calon presiden Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan/RMOL

Politik

Anies-Muhaimin Bentuk Timses, Ganjar dan Prabowo Ketinggalan Lagi

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2023 | 22:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gerak cepat kembali dilakukan partai pendukung bakal calon presiden Anies Baswedan.

Setelah perdana mendeklarasikan bacapres, hingga memilih bacawapres, partai Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) kini telah membentuk tim pemenangan.

Koalisi dengan pasangan Anies-Muhaimin ini telah resmi membentuk Badan Kerja Anies-Muhaimin alias Baja Amin.


Langkah cepat pasangan akronim Amin (Anies-Muhaimin) ini tentu berbeda dengan dua kandidat bakal capres lain, yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Belum pada tahap tim pemenangan, dua bacapres ini bahkan belum menentukan bakal calon wakil presiden masing-masing.

Menurut pandangan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, langkah cepat pasangan Amin dengan membentuk tim pemenangan wajar lantaran demi mengejar elektabilitas.

"Tentu ini untuk mengejar ketinggalan elektabilitas dari dua rivalnya (Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto)," kata Adi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/9).

Soal kondisi Prabowo dan Ganjar yang belum menentukan bakal cawapresnya, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu melihat perpolitikan tanah air memang cenderung ditentukan di saat injury time. Terutama jelang pendaftaran ke KPU.

"Politik kita kan main di tikungan akhir. Kalau wakil Ganjar penentunya kan Megawati, bukan yang lain. Entah kalau Prabowo," tutup Adi enggan berspekulasi.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya