Berita

Andre Vincent Wenas/RMOL

Publika

Sebut Saja Namaku Mawar

OLEH: ANDRE VINCENT WENAS
JUMAT, 22 SEPTEMBER 2023 | 11:08 WIB

SEJAK kemarin malam, sejak video super pendek yang judulnya sebut saja “Namaku Mawar” beredar di media sosial, inbox dipenuhi pertanyaan bertubi-tubi.


Benarkah? Apakah itu Kaesang? Ah kata Gibran jangan-jangan itu Afghan. Di politik ini memang banyak kejutan, surprise. Sabar saja, semakin lama semakin jelas kan siapanya.



Tapi siapa pun itu, yang penting bisa selaras dengan DNA atau prinsip dasar PSI, yaitu anti-korupsi dan anti-intoleransi. Kedua prinsip itu non-negotiable, tak bisa ditawar-tawar.

Lihat saja, sampai saat ini PSI menjadi satu-satunya parpol yang masih terus semangat dalam menyuarakan soal mega korupsi BTS dan kasus penggerudukan tempat ibadah. Sementara parpol lain memilih tutup mulut. Entah mengapa.



Dengan semakin kental isu bergabungnya Kaesang ke PSI, Presiden Joko Widodo hanya mengomentari, "Ya kan saya sudah sering menyampaikan, anak-anak itu kalau sudah berkeluarga itu sudah punya rumah sendiri, sudah punya istri ya sudah harus mandiri dan harus tanggung jawab, artinya apa yang diputuskan sudah menjadi tanggung jawab dia."

Kita melihat, Jokowi menghargai hak demokrasi setiap warga negara (termasuk anaknya sendiri yang sudah berkeluarga dan hidup mandiri itu) harus dihormati.



Jokowi (dan kita semua merasa) berkepentingan untuk memastikan kerja-kerja baik yang sudah dilakukannya berkelanjutan. Mesti punya imajinasi politik saat menghadapi segala dinamika serta tantangan geo-politik yang ada, domestik maupun global.



Untuk itu, parlemen sebagai mitra eksekutif menjadi kekuatan politik yang imperatif. Partai politik peserta pemilu 2024 menjadi kekuatan politik penting yang perlu dicermati.



Maka kerja politik mereka selama ini menjadi perhatian, sampai Jokowi tak sungkan-sungkan menyampaikan bahwa ia memegang data intelijen parpol.



Institusi intelijen negara memang wajib untuk melaporkan hasil analisanya kepada Presiden. Jadi itu adalah hal yang rutin dan biasa saja. Memang begitu seharusnya.


Dan kalau sampai Jokowi merestui Kaesang bergabung bersama PSI, tentu sudah melewati pertimbangan yang matang. Ya merestui. Kata Jokowi.

"Ya biasa di dalam keluarga minta doa restu. Karena saya bilang tidak pun, juga tetap akan jalan. Anak-anak saya seperti itu."



Terkesan seorang Kaesang pun – sebagai individu dewasa yang mandiri – punya hak konstitusional yang patut dihormati bahkan oleh ayahnya sendiri.


Sampai saat ini PSI parpol yang tegak lurus bersama Jokowi, ini fakta yang tak terbantahkan.



Sampai tulisan ini dibuat, Kaesang memang belum mengumumkan sendiri secara terbuka. Baru seseorang yang mirip dengannya dan mengaku bernama “Mawar” yang bilang sudah siap terjun ke dunia politik dengan begabung ke PSI.



Siapa pun si “Mawar” itu nampaknya ia adalah sosok yang bakal menggencarkan program aksi partai yang anti-korupsi dan anti-intoleransi.




Penulis adalah Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Perspektif (LKSP) Jakarta

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya