Berita

Presiden Joko Widodo di depan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB)/Ist

Politik

Utang KCJB Tak Kelar Sampai Kiamat, Fuad Bawazier Dorong Pemerintah Melobi China untuk Kurangi Pinjaman

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2023 | 10:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Indonesia diminta untuk melobi Pemerintah China untuk mengurangi beban biaya bunga atau pinjaman pada proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Permintaan tersebut datang dari mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL terkait bunga utang KCJB yang diperkirakan tidak akan selesai sampai kiamat pada Jumat (22/9).

“Pemerintah perlu melobi Pemerintah China untuk mengurangi atau mendapatkan potongan pokok pinjaman atau bunga,” kata Fuad lewat pesan singkat.


Selain itu, Fuad juga meminta pemerintah mengontrol para pemangku kebijakan proyek KCJB ini untuk menghindari adanya potensi korupsi.

“Pemerintah Indonesia juga harus menindak yang korupsi proyek KCJB,” kata Fuad.

Menurutnya, KCJB yang sudah dibangun pemerintah ini perlu dikritisi dengan baik, hal ini agar tata kelola operasional dan keuangannya dapat terjaga dengan baik.

“KCJB kini sudah jadi sehingga ruangan perbaikan terbatas, tapi tidak berarti kita harus diam. Yang bisa dilakukan sekarang adalah menghitung ulang bagaimana bisa menekan kerugian untuk sustainability-nya,” ujarnya.

“Saya yakin ini studi yang harus tenang, menyangkut banyak hal,” tutup Fuad.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya