Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hubungan Tegang, Polandia Tidak akan Lagi Mempersenjatai Ukraina

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2023 | 09:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Polandia telah memutuskan untuk tidak lagi mengirimkan bantuan senjata ke Ukraina dan akan fokus pada pertahanan dalam negerinya.

Keputusan tersebut disampaikan Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki pada Rabu (20/9), beberapa jam setelah Warsawa memanggil duta besar Ukraina di tengah perselisihan kesepakatan biji-bijian.

“Kami tidak lagi mentransfer senjata ke Ukraina, karena kami sekarang mempersenjatai Polandia dengan senjata yang lebih modern,” kata Morawiecki, menanggapi pertanyaan dari seorang wartawan mengenai apakah Warsawa akan terus mendukung Kyiv meskipun ada perselisihan mengenai ekspor gandum, seperti dikutip dari AFP, Kamis (21/9).


Pekan lalu Uni Eropa mengumumkan akan mengakhiri pembatasan sementara impor gandum Ukraina ke lima negara, termasuk Polandia. Namun Warsawa mengatakan pihaknya akan terus menerapkan larangan tersebut secara sepihak, sehingga membuat marah sekutu dan tetangganya yang dilanda perang.

Ketegangan semakin meningkat pada Rabu ketika Warsawa memanggil duta besar Ukraina atas pernyataan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky di PBB.

Zelensky mengatakan beberapa negara berpura-pura solidaritas dengan Ukraina, sehingga mendorong Warsawa mengecam komentar yang menurut Polandia tidak dapat dibenarkan, sebab negara itu telah mendukung Ukraina sejak hari-hari pertama perang. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya