Berita

Bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto/Repro

Politik

Prabowo Tak Ingin Anak-anak Bangsa dapat Upah Rendah!

RABU, 20 SEPTEMBER 2023 | 09:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto tidak ingin anak-anak Indonesia di masa depan mendapat upah rendah.

Hal tersebut ditegaskan Prabowo saat memaparkan gagasannya di acara “Mata Najwa On Stage: 3 Bacapres Bicara Gagasan” di Graha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa malam (19/9).

Prabowo berpendapat, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencapai cita-cita itu adalah dengan melanjutkan program hilirisasi yang saat ini telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Menurutnya, mengolah komoditas seperti nikel hingga bauksit secara mandiri akan mendorong Indonesia memiliki pabrik dan perusahaan pengelola yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Dengan begitu, Indonesia akan menjadi negara maju yang menyejahterakan rakyatnya.

"Bayangkan kalau kita punya pengolahan-pengolahan di Indonesia, nikel, smelter, dan bauksit. Berapa ratus ribu pabrik, berapa ratus ribu perusahaan akan dibuat di Indonesia," kata Prabowo.

"Ini pekerjaan untuk saudara-saudara sekalian, untuk mahasiswa-mahasiswa, untuk anak-anak kita semua. Kita tidak mau anak-anak kita hanya mendapat pekerjaan dengan upah rendah, kita tidak mau. Kita ingin menjadi negara yang maju," imbuhnya menegaskan.

Selain melontarkan keinginannya itu, Menteri Pertahan RI itu lebih memaparkan 17 program prioritas yang akan dijalankannya bila dipercaya rakyat melanjutkan kepemimpinan Jokowi.

Disamping hilirisasi, Prabowo juga bicara tentang pemberantasan korupsi, pemenuhan gizi untuk anak-anak dan ibu hamil hingga pelestarian seni budaya serta peningkatan ekonomi, baik dari industri kreatif dan penguatan UMKM.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya