Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Polandia Perpanjang Larangan Impor Biji-bijian Ukraina

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 18:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Polandia dikabarkan telah memperpanjang larangan impor empat jenis biji-bijian Ukraina secara sepihak sejak 16 September, setelah Uni Eropa (UE) mengakhiri kebijakan embargonya.

Perpanjangan larangan ini diumumkan pemerintah Polandia, sebagai upaya untuk mengamankan biji-bijiannya dan menyelamatkan petani negaranya sendiri.

"Kami akan memperpanjang larangan ini, meskipun belum ada persetujuan dari Komisi Eropa. Kami melakukannya demi kepentingan petani Polandia," kata Perdana Menteri Polandia, Mateusz Morawiecki.


Menteri Pertanian Robert Telus menjelaskan bahwa larangan tersebut juga diperluas hingga mencakup tepung jagung, gandum, dan lobak.

Berdasarkan laporan yang dimuat Intellinews, Senin (15/9), sejauh ini impor gandum Ukraina disebut telah menurunkan harga gandum, yang telah membuat petani Polandia terus mengalami kerugian.

Kebijakan larangan ini diketahui telah bertentangan dengan peraturan perdagangan UE dan juga diprediksi akan menambah ketegangan hubungan antara Warsawa dengan Ukraina, yang telah lama mengancam akan melaporkan tindakan tersebut ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), jika negara anggota UE menerapkan embargonya secara sepihak.

Namun, tindakan Polandia ini telah diikuti oleh negara lain seperti Slovakia dan Hongaria, yang turut menerapkan pembatasan mereka sendiri selama akhir pekan ini.

Menanggapi masalah ini, pada Minggu, Komisi Eropa meminta Hongaria, Polandia, dan Slovakia untuk mengambil pendekatan yang lebih konservatif, dengan Komisi berencana untuk mengadakan pertemuan bersama semua pihak yang terlibat untuk mencari solusi yang lebih baik dalam konflik tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya