Berita

Sheriff Robert Luna saat melakukan konferensi pers pada 17 September 2023/Net

Dunia

Los Angeles Hadiahkan Rp 3 Miliar untuk Temukan Pembunuh Petinggi Polisi

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 14:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pihak berwenang Amerika Serikat membuat sayembara sebesar 250 ribu dolar (Rp 3,8 miliar) untuk siapa pun yang dapat memberikan informasi mengenai pelaku yang membunuh wakil sheriff di California.

Sayembara itu diumumkan pihak Los Angeles pada Senin (18/9), setelah Deputi Ryan Clinkunbroomer ditembak pada Sabtu malam ketika ia sedang duduk di mobil patrolinya di sebuah lampu lalu lintas di Palmdale, sekitar 90 km timur laut dari  Los Angeles.

"Sangat tragis, tanpa peringatan, dia kehilangan nyawanya saat sedang melayani komunitas kami," ujar Sheriff Robert Luna dalam konferensi persnya.


Dalam penjelasannya, pihak berwenang menuturkan bahwa penembakan tersebut merupakan serangan yang direncanakan, mengingat Deputi Clinkunbroomer, yang berusia 30 tahun adalah seorang petugas penegak hukum yang menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi.

Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku diidentifikasi menggunakan mobil Toyota Corolla berwarna abu-abu yang diproduksi antara 2006 dan 2012.

Untuk itu, dalam upaya membantu mengidentifikasi dan menangkap pelaku, Los Angeles County, kota Palmdale, dan Asosiasi Deputi Sheriff Los Angeles telah bersatu untuk menawarkan hadiah miliaran rupiah kepada masyarakat yang memberikan informasi yang dapat membantu penangkapan itu.

"Saya ingin menyampaikan pesan ini kepada siapa pun yang bertanggung jawab atas tindakan ini: kami akan menemukanmu. Kami tidak akan berhenti hingga Anda ditangkap," tegas Sheriff Luna.

Menurut laporan dari National Fraternal Order of Police, kasus pembunuhan Deputi Clinkunbroomer merupakan salah satu dari 83 serangan bergaya penyergapan terhadap petugas polisi di Amerika Serikat tahun ini, yang mengakibatkan 15 orang tewas akibat tembakan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya