Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan/RMOL

Politik

Didesak Ajukan Hak Interpelasi Terkait Rempang, Komisi III Tunggu PSHK Beri Penjelasan di DPR

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 14:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI menyambut baik desakan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) agar DPR RI mengajukan hak interpelasi kepada Presiden Joko Widodo terkait kebijakan penggusuran lahan di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan menyatakan, pihaknya menunggu PSHK untuk membahas rencana tersebut bersama Komisi III DPR RI.

“Iya, kalau PSHK punya semangat itu, kita tunggu. Mudah-mudahan mereka bisa datang, kita tunggu di Komisi III, supaya klir,” kata Hinca kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/9).


Hinca memastikan pihaknya siap menindaklanjuti usulan tersebut setelah mendapatkan penjelasan dan informasi lebih lanjut dari PSHK.

“Ya artinya kalau itu (PSHK) datang kita terima dia, kita dengarkan penjelasannya. Kita kan juga punya informasi tentang data, tentang kekerasan di sana, dan seterusnya,” demikian Hinca.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif PSHK, Fajri Nursyamsi, mendesak DPR RI untuk mengajukan hak interpelasi kepada Presiden Jokowi guna meminta pertanggungjawaban atas kebijakan penggusuran lahan di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau.

“DPR melalui rapat paripurna perlu menyepakati usulan hak interpelasi dan segera memanggil Presiden untuk menciptakan solusi jangka pendek dalam upaya melindungi hak masyarakat Pulau Rempang,” tegas Fajri dalam keterangannya, Senin (18/9).

Hak interpelasi adalah hak DPR untuk meminta keterangan kepada Pemerintah mengenai kebijakan yang penting dan strategis serta berdampak luas kepada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya