Berita

Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan/RMOL

Politik

Demokrat Merapat ke Prabowo, Hinca Pandjaitan: Mas AHY Sudah Pamit ke Mbak Puan

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 13:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebelum melabuhkan dukungan ke bakal calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah berkirim pesan kepada Ketua DPP PDIP Puan Maharani untuk berpamitan.

Hal itu diungkap Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/9).

“Begitu MTP (Majelis Tinggi Partai) kemarin selesai mengambil keputusannya, Mas AHY sebagai ketum yang punya hubungan sangat baik dengan Mbak Puan mengirim pesan dan pamit,” ungkap Hinca.


Hinca menuturkan, Partai Demokrat melalui AHY meminta maaf kepada Puan bahwa belum bisa melabuhkan dukungan ke PDIP pada Pilpres 2024 nanti. Meskipun dalam beberapa pekan terakhir sempat intensif melakukan diskusi dan dialog bersama PDIP.

“Maka kami memutuskan hari ini seperti ini, mohon maaf belum bisa bersama di tahun 2024. Tapi komunikasi dan silaturahmi terus kita jaga untuk membangun negeri bersama-sama,” tuturnya.

Lanjut Hinca, Puan pun menghormati keputusan Partai Demokrat yang melabuhkan dukungan ke koalisi pengusung Prabowo Subianto.

“Enggak berapa lama langsung dijawab (pesan AHY), 'bagus, baik Mas, terima kasih kita jaga silaturahmi ini, komunikasi ini',” kata anggota Komisi III DPR RI ini.

Lebih lanjut, Hinca menilai AHY dan Puan telah memberikan contoh yang baik bagi bangsa Indonesia.

“Saya kira komunikasi berdua sangat bagus sekali, sesama putri dan anak presiden, saya kira contoh yang baik dan menarik,” demikian Hinca.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya