Berita

Partai Demokrat/Ist

Politik

Demokrat Merapat ke Prabowo Subianto Lebih Realistis

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 09:51 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Keputusan Partai Demokrat bergabung dengan poros pendukung bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto atau Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pilpres 2024 menjadi pilihan paling realistis.

Demikian pandangan analis politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago di Jakarta, Senin (18/9).

Arifki menilai sejumlah kader Demokrat sempat terguncang karena parpol pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono itu keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan.


Terlebih banyak caleg Demokrat yang sudah lama memanfaatkan efek ketenaran Anies Baswedan sebagai bahan kampanye.

"Dengan mendukung Prabowo, secara elektoral relatif aman bagi Demokrat karena pemilih Anies dan Prabowo relatif sama," kata Arifki.

Selain itu, Demokrat dan Gerindra juga memiliki sejarah panjang, salah satunya bergabung dalam koalisi di Pilpres 2019.

Artinya Demokrat sudah memperhitungkan secara matang langkah politik sebelum berlabuh ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Selain itu, Partai Demokrat juga perpengalaman mendukung Prabowo di Pilpres 2019," ujar Arifki.

Seperti diketahui bersama, Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama para petinggi Demokrat menyambangi Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Bogor pada Minggu sore (17/9).

Pertemuan itu menjadi pintu pembuka bagi Demokrat bergabung ke koalisi partai pengusung Prabowo Subianto.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya