Berita

Garis polisi di lokasi kejadian di Sauna Jeju di Duluth, Georgia/Net

Dunia

Polisi Georgia Tangkap Anggota Sekte 'Prajurit Kristus' Pembunuh Warga Korsel

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang Georgia menangkap enam orang yang tergabung dalam kelompok agama 'Prajurit Kristus' sehubungan dengan kematian seorang wanita Korea Selatan (Korsel) yang dipukuli dan kelaparan di negara tersebut.

Departemen Kepolisian Kabupaten Gwinnett mengatakan bahwa korban meninggal adalah seorang wanita berusia 20-an atau 30-an dan beratnya sekitar 70 pon ketika dia ditemukan pada Selasa malam pekan lalu (2/9), di bagasi mobil yang diparkir di luar Jeju Sauna, spa populer Korea Selatan yang terletak di Duluth, sekitar 25 mil sebelah utara Atlanta.

Kantor pemeriksa medis meyakini faktor kematian korban kemungkinan disebabkan kekurangan gizi. Namun, penyebab pasti kematiannya masih dalam penyelidikan, menurut polisi.


Polisi mengatakan, wanita tersebut diperkirakan telah menjadi sasaran pemukulan dan kekurangan gizi selama berminggu-minggu.

"Detektif yakin wanita tersebut pindah ke Amerika Serikat dari Korea Selatan pada musim panas tahun ini dengan tujuan bergabung dengan organisasi keagamaan," kata polisi, seperti dikutip dari CNN, Senin (18/9).

Dikatakan bahwa petugas penegak hukum menemukan wanita itu di bagasi mobil setelah salah satu tersangka, Eric Hyun, 26 tahun, memarkir mobilnya di tempat parkir dan dijemput oleh anggota keluarganya.

Hyun kemudian meminta anggota keluarganya untuk mengambil sesuatu di kendaraan tempat wanita itu disimpan.

"Ketika anggota keluarga menemukan mayatnya di bagasi, mereka menelepon 911," kata polisi.

Pihak berwenang kemudian melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang terkait dengan kendaraan tersebut, di mana mereka menduga jasad wanita tersebut ditemukan.

Polisi mengatakan "Prajurit Kristus" memukuli dan menahan korban di dalam rumah sampai korban meninggal, namun mereka tidak menyebutkan secara spesifik kapan korban tersebut meninggal.

Selain Hyun, para tersangka diidentifikasi oleh polisi sebagai Gawom Lee, 26 tahun, Joonho Lee, 26 tahun, Hyunji Lee, 25 tahun, dan Juoonhyum Lee, 22 tahun.

Salah satu orang yang ditangkap adalah anak berusia 15 tahun, kata polisi.

Mereka semua menghadapi tuduhan kejahatan pembunuhan, pemenjaraan palsu, perusakan bukti dan menyembunyikan kematian orang lain, menurut polisi.

Salah satu tersangka adalah warga negara Korea Selatan yang berkunjung dengan visa, kata pihak berwenang, sementara yang lainnya adalah warga negara Amerika.

Polisi merilis foto ruang bawah tanah yang tampak menunjukkan ruang penyimpanan cucian dan perlengkapan lainnya yang tertata rapi di rak. Karpet ruangan memiliki banyak darah, yang telah disunting dalam foto yang disediakan oleh departemen.

Pihak berwenang belum merilis nama korban, menunggu pemberitahuan kematiannya kepada keluarganya di Korea Selatan.

Belum ada komentar dari Konsulat Korea Selatan di Atlanta atas kasus tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya