Berita

Bawaslu Lampung Tengah terus dorong seluruh parpol peserta Pemilu 2024 untuk ikut menekan politik uang/Ist

Nusantara

Undang Partai Politik, Bawaslu Lamgteng Ajak Perangi Politik Uang dan Tertibkan Ribuan APS

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2023 | 02:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mengusung tema "Goes to Partai Politik", Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung Tengah, mengundang partai politik setempat. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk menekan politik uang pada Pemilu dan Pilkada 2024.

"Kita berharap dalam agenda pertemuan dengan parpol, melalui ketua parpol masing-masing agar membuat pernyataan menolak politik uang, dan politisasi SARA dalam bentuk rekaman video," ujar Ketua Bawaslu Lamteng, Yuli Efendi, diwartakan Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (16/9).

Sementara, terkait alat peraga sosialisasi (APS) yang melanggar aturan, Bawaslu Lamteng juga sudah melakukan pendataan di semua Kecamatan di Lamteng. Di mana jumlah yang terdata saat ini ada sekitar 4.895 APS, dan untuk langkah penertiban akan segera dilakukan bila partai politik tidak menertibkan APS milik mereka.


Selain itu Bawaslu Lamteng, dalam waktu dekat ini akan berkunjung ke semua parpol yang di Lamteng, guna memastikan bahaya politik uang ini betul-betul tersosialisasikan ke semua peserta pemilu.

Hal itu dalam rangka kesiapan Bawaslu Lamteng melakukan pencegahan politik uang dan politisasi SARA serta potensi pelanggaran pemilu lainnya.

"Untuk itu kita Bawaslu akan melakukan beberapa kegiatan besar yaitu, deklarasi kampung pengawasan, deklarasi netralitas ASN, deklarasi pengawasan partisipatif, apel siaga pengawasan di setiap kecamatan, deklarasi antipolitik uang, dan kegiatan lain yang akan kami sesuaikan dengan tahapan pemilu dan pemilihan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya