Berita

Deklarasi pedagang UMKM dan kaum disabilitas Kota Bandung-Cimahi mendukung bakal calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto/Ist

Politik

Gerindra: Kekuasaan Akan Dipakai Prabowo untuk Membahagiakan Rakyat

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 22:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ratusan pedagang UMKM dan kaum disabilitas Kota Bandung-Cimahi mendeklarasikan dukungan kepada bakal calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto dalam menyongsong Pilpres 2024.

Deklarasi yang dihadiri Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dan anggota DPR RI Fraksi Gerindra Sodik Mujahid, digelar di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/9).

Dalam sambutannya, Muzani menyampaikan terima kasih atas dukungan itu. Dia menegaskan bahwa amanat dukungan ini akan disampaikan langsung kepada Prabowo.


"Pak Prabowo sangat mengerti apa yang menjadi persoalan teman-teman pedagang dan beliau sangat mengerti bagaimana mengatasi persoalan-persoalan di pasar," ujar Muzani.

Muzani juga menceritakan peran Partai Gerindra dalam lahirnya UU 8/ 2016 tentang Disabilitas. Katanya, komitmen Partai Gerindra untuk terus memperjuangkan hak serta kesetaraan kepada kaum difabel akan terus dilanjutkan.

"Undang-undang disabilitas yang pertama menginisiasi adalah Partai Gerindra atas perintah Pak Prabowo Subianto. Waktu itu Pak Sodik ketua panjanya," katanya.

Menurut Muzani, kekuasaan politik menjadi kunci untuk menentukan kebijakan yang akan dikeluarkan. Salah satunya untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi para pedagang UMKM seperti penggusuran dan relokasi, masalah modal, hingga persoalan pendapatan.

Pun juga persoalan disabilitas, lanjut Wakil ketua MPR RI itu, semua hanya persoalan kehendak yang baik untuk terus memperjuangkan kaum disabilitas agar mendapat perhatian dari negara.

"Itu sebabnya Pak Prabowo memiliki kehendak dan berkomitmen bahwa kekuasaan yang digunakan nantinya akan ditekadkan untuk memberi kebahagiaan kepada rakyat Indonesia," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya