Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pembangunan Besar-besaran di Seluruh Arab Saudi, Roshn Real Estate Siapkan Dana Rp 41 Triliun

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 13:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu pengembang utama terbesar di Arab Saudi, Roshn Real Estate, telah menyiapkan dana sekitar 10 miliar riyal (sekitar Rp 41 triliun) untuk mengerjakan sejumlah proyek di seluruh Kerajaan.

Perusahaan yang dimiliki oleh dana kekayaan negara Arab Saudi PIF, mengumpulkan pembiayaan setelah mendapatkan fasilitas kredit bergulir sebesar 6 miliar riyal dari tiga bank lokal awal tahun ini.

“Kami memiliki sekitar 10 miliar dolar yang disimpan dalam kredit neraca, meskipun kami belum menarik enam kredit pertama, karena kami sebenarnya memiliki cukup uang dalam bisnis kami saat ini dari penerimaan kami,” kata Chief Executive Officer Roshn Group David Grover dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (14/9).


“Tetapi kami akan menariknya dalam tiga hingga sembilan bulan ke depan karena kami memiliki beberapa investasi lain yang perlu kami lakukan dalam hal memasukkan uang tunai untuk memulai proyek," katanya.

Roshn sendiri saat ini sedang membangun sekitar 400.000 rumah di seluruh Kerajaan bersama dengan sekitar 1.000 sekolah dan seluruh kawasan komersial dan hiburan.

Perkembangan tersebut merupakan bagian dari rencana Putra Mahkota Mohammed bin Salman, untuk meningkatkan infrastruktur di negara pengekspor minyak terbesar di dunia itu guna membantu mendiversifikasi perekonomian agar tidak bergantung pada kekayaan hidrokarbon.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya