Berita

Proses evakuasi korban banjir di Derna, Libya/Net

Dunia

Korban Jiwa Banjir Bandang Libya Melonjak Jadi 11.300 Orang

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 11:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang yang melanda kota pesisir Derna di Libya meningkat secara signifikan menjadi 11.300 orang.

Bulan Sabit Merah Libya pada Kamis (14/9) wakty setempat mengatakan selain 11.300 orang meninggal dunia, sebanyak 10.100 orang juga masih dinyatakan hilang, seperti dimuat Associated Press.

Jumlah kematian ini melonjak dari angka yang sebelumnya diumumkan oleh otoritas kesehatan Libya, yaitu sebanyak 5.500 korban jiwa.


Banjir bandang menyapu Derna pada Minggu malam (10/9), setelah dua bendungan roboh di tengah Badai Daniel yang kuat. Banjir menghancurkan bangunan dan menghanyutkan banyak orang ke laut.

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengatakan Pusat Meteorologi Nasional telah mengeluarkan peringatan 72 jam sebelum banjir melalui email dan media.

Para pejabat di Libya timur memperingatkan masyarakat tentang badai yang akan datang dan pada Sabtu (9/9) telah memerintahkan penduduk untuk mengungsi dari daerah di sepanjang pantai, karena takut akan gelombang laut. Namun tidak ada peringatan mengenai robohnya bendungan.

Dua bendungan yang runtuh di luar Derna dibangun pada tahun 1970-an. Sebuah laporan oleh badan audit yang dikelola negara pada tahun 2021 mengatakan bendungan-bendungan tersebut tidak dipelihara meskipun ada alokasi lebih dari 2 juta euro untuk tujuan tersebut pada tahun 2012 dan 2013.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya