Berita

Aktivis 98, Faizal Assegaf/RMOL

Politik

Geram dengan Candaan Menag Yaqut, Faizal Assegaf: Bobroknya Kelompok Anti Perubahan

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2023 | 18:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bakal Capres dan Cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang disingkat Amin mendapat sindiran dari Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas.

Candaan Menag Yaqut, yang menyatakan pilih Amin berarti bid'ah menjadi sorotan banyak kalangan. Tak terkecuali aktivis 98 Faizal Assegaf, yang mengkritik Menag Yaqut dalam ulasannya di akun media sosial X milik pribadinya @faizalassegaf dengan judul "Dulu Usik Toa Masjid, Kini Benci Kata Amin", Kamis (14/9).

"Gagal menjegal Anies dan Gus Imin, kini muncul kesurupan politik di lingkaran Istana. Menag Yaqut terusik oleh akronim: Amin. Walhasil, darah mendidih, otak error dan jadi gelap mata," tulis Faizal.


Tak hanya Yaqut, kawanan buzzer dan komplotan pembenci Islam juga menjadi sasaran kritik Faizal.

"Pembenci toa masjid, terbakar kemarahan. Nama Anies dan Muhaimin yang disingkat Amin, dituding sebagai bidah. Sangat lucu dan bodoh! Tudingan bidah yang disemburkan, bukan sekedar candaan. Namun tersirat cemoohan dan sekaligus menyulut maksut politik jahat. Terkesan sangat reaktif dan sensitif dengan ihwal keislaman," tulisnya lagi.

Lanjut dia, ini sebuah fenomena problem kejiwaan yang labil dan semakin parah di sentrum kekuasaan Jokowi yang menegaskan watak Islamophobia.

Faizal menambahkan dalam ulasannya, "Tanpa henti, Anies dan mayoritas umat Islam yang menghendaki perubahan menjadi sasaran kebencian dengan segala rupa tudingan. Mulai dari intoleran, politik identitas, radikal-radikul, dll".

Menurut dia Anies-Muhaimin merupakan sosok yang bisa membawa kebangkitan Islam di Indonesia. Selain itu, pasangan ini diharapkan mampu menggilas para hipokrit berkedok Pancasila.

"Kini Gus Imin dan PKB pun ikut terseret. Diobok-obok oleh mereka yang getol teriak paling Pancasilais dan bertopeng toleransi. Semakin jelas betapa hipokrit dan bobroknya kelompok anti perubahan," jelas dia.

"Jangankan membicarakan nilai-nilai keislaman dalam berdemokrasi, toa masjid pun diusik. Semakin menunjukan mobilisasi politik kebencian tersebut hadir bukan sesuatu yang kebetulan,"
ungkapnya.

"Wajar bila umat Islam kini bangkit dalam kesadaran politik tauhid untuk melawan ketidakadilan. Pilpres 2024 merupakan momentum strategis dan ikhtiar bersama demi memenangkan aspirasi rakyat. Amin (Anies-Imin) pemantik ukhuwah Islamiah,
" tutup Faizal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya