Berita

Aktivis ‘98 Faizal Assegaf/Repro

Politik

Faizal Assegaf: Prasangka Politik Identitas Diproduksi Terus-menerus oleh Oligarki

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2023 | 10:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Labelisasi “politik identitas” yang selalu dikait-kaitkan terhadap tokoh tertentu sepertinya sengaja untuk terus dipertahankan. Narasi yang berdasarkan prasangka terkait politik identitas terus diproduksi oleh para oligarki.

Demikian disesalkan Aktivis ‘98 Faizal Assegaf dalam diskusi Republik Ayam Jago bertajuk “Aktivis Bicara Perubahan Indonesia Pasca Jokowi” yang disiarkan secara Live di YouTube Republik Merdeka TV, dikutip Kamis (14/9).

“Sehingga kan selalu muncul ini saling prasangka politik identitas intoleran dan lain-lain yang terus-menerus diproduksi oleh tangan-tangan oligarki juga,” kata Faizal.


Aktivis jebolan Univeritas Mercu Buana ini menilai perdebatan tentang relasi agama dan negara yang terus menerus diperbincangkan akan melahirkan prasangka-prasangka yang demikian itu. Ini menjadi tantangan bagi generasi mendatang untuk mengejawantahkan itu semua.

“Ada beban bagi setiap generasi dan mungkin di generasi yang datang, bagaimana memperdebatkan hubungan negara dengan kebudayaan dan negara dengan agama. Sehingga kan selalu muncul ini saling prasangka politik identitas dan lain-lain,” tuturnya.

Faizal mencontohkan, seharusnya perspektif negara terhadap politik identitas tidak memandang sebagai sebuah kuantitas, melainkan sebagai sebuah value atau nilai.

“Tradisi Jawa sebagai modal besar pembentukan persatuan nasional ini dia harus digali lebih dalam. Ini satu desain peradaban. Ada harapan,” kata dia.

Ia lantas menyinggung sosok Anies Baswrdan dan Muhaimin Iskandar yang keduanya pun sangat kental dengan kultur Jawa.

“Di sana lahir dua generasi yang sangat kental yang Jawa, Anies dan Cak Imin,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya