Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Sistem e-Mail Pemerintah Sri Lanka Diserang, Banyak Data Hilang

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 15:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terjadi serangan ransomware terhadap infrastruktur cloud pemerintah Sri Lanka yang menyebabkan hilangnya akses ke 5.000 akun email.

Badan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICTA) mengonfirmasi kehilangan data parah di semua kantor pemerintah yang menggunakan domain email gov.lk.

"Ribuan e-mail di Kantor Kabinet, pejabat kepresidenan, Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan tidak bisa diakses," ungkap ICTA, seperti dimuat The Register pada Rabu (13/9).


Menurut ICTA, serangan ransomware yang membahayakan server cadangan itu terdeteksi antara tanggal 17 Mei dan tanggal ditemukannya 26 Agustus.

Karena tidak ada sistem cadangan selama dua bulan, beberapa email yang hilang tidak dapat dipulihkan.

ICTA menduga para hacker kemungkinan besar memperoleh akses ke sistem pemerintah menggunakan skema phishing yang menargetkan pegawai negeri, dan memanfaatkan penggunaan perangkat lunak yang sudah ketinggalan zaman.

Sri Lanka menempati peringkat ke-83 dari 175 negara dalam Indeks Keamanan Siber Nasional.

Mei lalu, pemerintah siap membentuk otoritas keamanan siber untuk mencegah tindakan pencurian data serupa.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya