Berita

Representative Image/Net

Dunia

EY akan Segera Ciptakan 1.000 Lapangan Kerja di Irlandia Utara

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 13:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Inggris mengumumkan pada Rabu (13/9) bahwa perusahaan jasa profesional terkemuka, EY, berencana menciptakan 1.000 lapangan kerja baru di Irlandia Utara selama lima tahun ke depan.

Pengumuman itu datang menjelang acara KTT Investasi Irlandia Utara, yang akan mengundang lebih dari 200 delegasi internasional ke Belfast, yang bertujuan  menarik investor global ke wilayah tersebut.

Sebagai bagian dari langkah besar itu, EY berkomitmen untuk mendirikan pusat regional baru di Irlandia Utara, yang akan menjadi sumber daya penting dalam pengembangan ekonomi di Belfast


Menanggapi rencana tersebut, CEO Kamar Dagang Irlandia Utara, Suzanne Wylie, menyambut baik pengumuman investasi yang dilakukan oleh EY.

"Sangat menggembirakan melihat terbentuknya posisi-posisi pekerjaan baru di sektor-sektor seperti keamanan siber, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data, menjadi spesialisasi yang akan semakin berkembang di Irlandia Utara," ujarnya, seperti dimuat Reuters.

Selain investasi dari EY, Kementerian Bisnis dan Perdagangan Inggris juga mengumumkan pendanaan yang akan diberikan kepada beberapa perusahaan lokal untuk mendukung pengembangan teknologi ramah lingkungan di wilayah itu.

Seluruh langkah tersebut bertujuan untuk mendukung inovasi dan pertumbuhan sektor-sektor yang berfokus pada teknologi berkelanjutan, yang diharapkan dapat semakin memberikan dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja di Irlandia Utara.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya