Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Terkait Tayangan Azan Memuat Ganjar, Bawaslu Imbau Kandidat Pilpres Tahan Diri

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 21:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tayangan azan yang memunculkan bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, di televisi swasta nasional diharapkan tidak berulang, apalagi dilakukan kandidat lainnya.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, mengimbau seluruh kandidat yang namanya disebut-sebut sebagai Bacapres oleh partai politik peserta Pemilu, tidak mempublikasikan diri sebelum masa kampanye.

"Kami minta seluruh peserta Pemilu menahan diri," kata Bagja, pada acara temu media, di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (12/9).


Dia juga menjelaskan, peserta Pemilu yang terdaftar di KPU saat ini baru Parpol. Sehingga, tambahnya, ketentuan sosialisasi yang diatur di Peraturan KPU (PKPU) 15/2023 tentang Kampanye tidak bisa dipraktikkan oleh Bacapres yang baru diakui Parpol.

"Berdasar hal itu, sosialisasi yang dilakukan di frekuensi publik, menurut PKPU 15, tidak bisa diperkenankan. Itu yang menjadi bahasan kita bersama kemarin di Bawaslu," katanya lagi.

Di samping itu, figur yang diusung sebagai Bacapres baru dikatakan resmi bila sudah mendaftar ke KPU. Dan status Capres diperoleh setelah melewati tahap verifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat.

"Kan pendaftaran Bacapres masih bulan depan?" dia balik bertanya.

Bagja berharap figur-figur yang bakal menjadi peserta Pilpres 2024 agar tidak melakukan kegiatan atau bertindak di luar batas yang telah diatur KPU.

"Hendaknya menahan diri, jangan sosialisasi melalui frekuensi publik, salah satunya media elektronik," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya