Berita

Ilustrasi kemacetan di Jakarta/Ist

Nusantara

WFH ASN Pemprov DKI cuma Turunkan Kemacetan 1,69 Persen

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 13:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Terjadi penurunan kemacetan di Jakarta selama periode 4-8 September 2023 mencapai 1,69 persen. Selain karena ada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rentang waktu tersebut juga menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi ASN.

"Volume lalu lintas ternyata memang turunnya sesuai prediksi kita. Jadi pada minggu kemarin saja, untuk volume lalu lintas pada tanggal 4-8 September dibandingkan dengan 7-11 Agustus periode waktu sama di bulan sebelumnya, itu turun 1,69%," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Selasa (12/9).

Menurut Syafrin, proporsi jumlah ASN di Jakarta berdasarkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) hanya 5 persen, baik ASN Kementerian dan Lembaga maupun di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.


"Sehingga jika diterapkan WFH (kapasitas) 50% otomatis maksimum hanya 2%. Oleh sebab itu dari rata-rata semingguan lalu pada pelaksanaan wfh, dibandingkan 7-11 itu penurunannya hanya 1,69% untuk di dalam kota," kata Syafrin.

Namun, lanjutnya, volume lalu lintas kendaraan dari daerah yang masuk ke Jakarta mengalami peningkatan hingga 1,57 persen dalam periode yang sama.

Syafrin menjelaskan, rata-rata jumlah kendaraan yang beroperasi di Jakarta pada periode itu mencapai 26.226 unit kendaraan dimana 77 persennya adalah kendaraan roda dua.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya