Berita

Presiden Joko Widodo saat memeriksa cadangan beras Bulog di Gudang Bulog di Komplek Pergudangan Sunter Timur II, Sunter, Jakarta Utara pada Senin (11/9)/Ist

Politik

Dampingi Presiden Jokowi di Gudang Bulog, Mendag Zulhas: Stok Beras Lebih dari Cukup

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 06:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Stok beras di gudang milik Bulog saat ini tercatat 1,6 juta ton. Untuk itu, masyarakat diminta tenang dan tidak perlu belanja berlebihan terhadap komoditas beras.

Begitu dikatakan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat mendampingi Presiden Joko Widodo memeriksa cadangan beras Bulog di Gudang Bulog di Komplek Pergudangan Sunter Timur II, Sunter, Jakarta Utara pada Senin (11/9).

"Masyarakat harap tenang, kondisi aman dan masyarakat tidak perlu berebut. Stoknya lebih dari cukup," ujar politisi yang karib disapa Zulhas itu.


Selain memeriksa cadangan beras, Zulhas juga mendampingi Presiden Jokowi dalam peluncuran Program Bantuan Pangan Cadangan Beras
Pemerintah di tempat yang sama.

"Targetnya dipercepat, seharusnya Oktober. Dipercepat agar Kepala Bulog bisa segera melakukan
operasi pasar," terangnya.

Selain Mendag Zulkifli Hasan, turut hadir Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Kepala Bulog Budi Waseso, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Adapun Presiden Jokowi memerintahkan untuk memberikan bantuan pangan berupa beras ke masyarakat.

Setiap bulan, pemerintah mempersiapkan 210 ribu ton beras untuk dibagikan ke 21,3 juta keluarga penerima manfaat yang tersebar di 38 provinsi.

Program ini akan berjalan selama tiga bulan, yaitu September hingga November, untuk kemudian dievaluasi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya