Berita

Perdana Menteri Narendra Modi bersama dengan para pemimpin G20 memberi penghormatan kepada Mahatma Gandhi di Rajghat di New Delhi pada Minggu, 10 September 2023/Net

Dunia

Di India, Para Pemimpin G20 Beri Penghormatan untuk Mahatma Gandhi

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2023 | 14:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemimpin dari negara-negara anggota G20 bersama dengan kepala organisasi internasional berkumpul di Rajghat untuk memberikan penghormatan kepada Mahatma Gandhi, pada Minggu pagi (10/9) waktu setempat.

Kunjungan ke tempat tokoh yang dihormati secara global karena perjuangan kemerdekaannya dan ajaran perdamaian ini merupakan rangkaian dari KTT G20 yang sedang berlangsung di New Delhi.

Seperti dikutip ANI News, Perdana Menteri India Narendra Modi menyambut para pemimpin dunia dengan stola atau syal panjang. Mereka bersama-sama berfoto dengan latar belakang gambar Ashram Bapu di Maharashtra, tempat Mahatma Gandhi tinggal selama beberapa tahun.


Selama acara ini, para pemimpin negara, termasuk Presiden RI Joko Widodo meletakkan karangan bunga di peringatan Mahatma Gandhi sebagai tanda penghormatan kepada pemimpin spiritual besar India tersebut.

"Di Rajghat yang ikonik, keluarga G20 memberikan penghormatan kepada Mahatma Gandhi, simbol perdamaian, pelayanan, kasih sayang, dan gerakan anti-kekerasan. Cita-cita Gandhi terus memandu kita menuju visi kolektif untuk masa depan dunia yang damai, inklusif, dan sejahtera," ujar Modi, dalam unggahannya di platform X.

Musik-musik Bhajan seperti Raghupati Raghav Raja Ram turut mengiringi momen tersebut saat para pemimpin G20 meninggalkan Rajghat.

Setelah memberikan penghormatan kepada Mahatma Gandhi, para pemimpin G20 melanjutkan agenda mereka ke sesi ketiga KTT  yang mengangkat tema "Satu Masa Depan", yang diadakan di venue Bharat Mandapam, Pragati Maidan.

KTT G20 tahun ini yang diketuai oleh India mengangkat tema "Vasudhaiva Kutumbakam" atau "Satu Bumi, Satu Keluarga, Satu Masa Depan".

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya