Berita

Masyarakat, Lumajang, Jawa Timur membentangkan spanduk bentuk dukungan kepada KPK/Ist

Politik

Masyarakat Jatim: Kami Lebih Percaya KPK daripada Politisi

SABTU, 09 SEPTEMBER 2023 | 22:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Puluhan masyarakat di Lumajang Jawa Timur menggelar aksi damai memberikan dukungan moral kepada KPK dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Dalam pesannya, masyarakat membentangkan spanduk bertuliskan "Maaf Kami Lebih Percaya KPK daripada Politisi".

Koordinator aksi, Ricko Prasetyo mengakui bahwa aksi tersebut dilakukan di tengah pro dan kontra KPK dalam penanganan kasus korupsi sistem IT perlindungan TKI di Kementerian Tenaga Kerja tahun 2012 silam.

"Kami melihat di berbagai berita kok yo aneh KPK iki berantas korupsi kok dituduh macam-macam. Wong namanya korupsi siapapun ya tindak saja. Selama ini KPK juga menangkap orang korupsi banyak yang protes melawan tapi semuanya terbukti," kata Ricko dalam aksinya yang dilakukan di Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (9/9/2023).


Ricko mengaku gemas dengan berbagai serangan yang dilakukan kepada KPK saat menindak orang-orang kuat. Padahal, tegas Ricko justru masyarakat berharap penegakkan hukum dalam pemberantasan korupsi dilakukan secara tegas kepada siapapun.

"Mau copras-capres yang jelas korupsi itu sudah bikin rakyat sengsara, KPK jangan takut pasti masyarakat mendukung. Kalau KPK diam saja baru itu masalah nanti korupsi bisa merajalela," tuturnya.

Ricko berharap KPK terus kuat karena selama ini sudah menjadi harapan keadilan bagi masyarakat. Apalagi menjelang pemilu. Menurut Ricko,  jangan sampai orang-orang yang tidak bersih justru harus menjadi pemimpin.

Ricko juga mengingatkan kepada berbagai pihak untuk berhenti melemahkan kerja-kerja KPK dalam memberantas korupsi hanya demi kepentingan pribadi atau kelompoknya.

"Masyarakat itu tahu lah namanya orang politik diusut korupsinya malah seperti orang suci dan malah fitnah balik KPK. Jadi berhentilah seperti itu kami sudah muak. Kami percaya KPK iku urusane hukum bukan politik. Siapapun sing korupsi ya tangkap," tegasnya.

"Intine masyarakat lebih percaya KPK daripada politisi. Jadi kami meminta siapapun mari kita dukung KPK," tegasnya lagi.

Ricko terus menyuarakan agar masyarakat Indonesia mendukung kinerja KPK. Pasalnya, KPK dalam tugas selalu kredibel, transparan, akuntabel dan tidak terpengaruh dengan kekuasaan manapun.

"Kami mendukung KPK tindak siapapun yang Korupsi untuk keadilan masyarakat Indonesia yang sudah sengsara karena korupsi," tambahnya.

Ricko berharap masyarakat Indonesia memberikan kepercayaan kepada KPK dalam menjalankan tugas-tugasnya. Karena lembaga KPK merupakan benteng terakhir dalam penanganan korupsi di negeri Ini.

"Masyarakat dukung KPK tegakkan hukum tindak koruptor sehingga Indonesia bisa makmur dan sejahtera," pungkasnya. 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya