Berita

Ketua DPC Partai Gerindra Jawa Tengah, Joko Santoso/Ist

Politik

Merasa Difitnah, Ketua DPC Gerindra Jateng Ingin Lapor Balik Soal Pencemaran Nama Baik

SABTU, 09 SEPTEMBER 2023 | 17:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Viralnya kasus penganiayaan terhadap kader PDI Perjuangan (PDIP) Suparjiyanto oleh Ketua DPC Partai Gerindra Jawa Tengah, Joko Santoso di Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara membuat pihaknya angkat bicara.

Joko menegaskan tidak melakukan pemukulan seperti santer diberitakan saat ini. Joko menyebut pemukulan tersebut ada fitnah.

"Itu tidak benar (pemukulan) itu fitnah," kata Joko dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (9/9).


Joko mengaku memang dirinya mendatangi rumah Suparjiyanto. Namun di situ, pihaknya hanya ingin melakukan klasifikasi terkait dengan pemasangan bendera partai PDIP hanya di RT 3 RW 4 Kelurahan Bandarharjo.

"Saya memang datang ke rumahnya, ada saksi dan saya tidak melakukan pemukulan," tegasnya.

Joko mengatakan terkait pemasangan bendera partai, pihaknya mengaku tidak mempermasalahkan. Pemasangan bendera partai, lanjutnya, sudah dilakukan lima bulan terakhir, karena mungkin sudah usang dan kotor bendera lama tersebut akhirnya diganti oleh Suparjiyanto.

Joko pun mendatangi rumah tetangganya tersebut, untuk melakukan klarifikasi.

"Di situ hanya dipasang di RT 3 RW 4, Bandarharjo. Saya sampaikan kok tidak ngajeni (menghargai) dan tidak punya etika, beliau bilang hanya disuruh oleh partai. Di situ saya tidak mukul," tuturnya.

Menurut dia, adanya pemberitaan kasus pemukulan ini merupakan fitnah. Bahkan Joko mengaku sama sekali tidak menyentuh badan Suparjiyanto.

Jika dalam video yang beredar, Suparjiyanto memakai baju merah dan terbaring dirumah sakit, mendapatkan benjolan setelah dipukul di sebelah pipi kanan.

"Kalau benjol segitu, pasti tangan saya juga bengkak. Saat itu posisi saya sebelah kiri, gimana caranya mukul," tanyanya.

Menurut informasi, kasus dugaan pemukulan tersebut akan dilaporkan ke ranah hukum sesuai perintah langsung dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Joko mengaku siap, namun pihaknya akan melaporkan balik karena termasuk dalam kategori pencemaran nama baik.

"Itu fitnah, saya akan laporkan balik karena ada pencemaran nama baik juga," tegasnya.

Joko mengaku sudah berkomunikasi dengan DPC PDI-Perjuangan terkait tuduhan tersebut.

"Saya sudah Wa Mas Hendi (Ketua DPC). Beliau pesan jaga kondusifitas antara PDI-Perjuangan dan Gerindra," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya