Berita

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell /Net

Dunia

Borrell: Georgia Harus Penuhi 9 Prasyarat untuk Mendapatkan Status Kandidat Keanggotaan UE

SABTU, 09 SEPTEMBER 2023 | 09:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uni Eropa terbuka bagi Georgia untuk menjadi anggota.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell menyampaikan hal itu dengan mengingatkan bahwa Tbilisi perlu menerapkan reformasi besar-besaran untuk mendapatkan status kandidat.

Uni Eropa mengakui “perspektif Eropa” Georgia tahun lalu namun menunda permohonan keanggotaannya, dan memberikan pencalonan kepada Ukraina dan Moldova, dengan alasan Tbilisi perlu melakukan perubahan terlebih dahulu.


“Pintu Uni Eropa terbuka bagi Georgia, dan Uni Eropa berkomitmen untuk mendukung Georgia dalam perjalanannya menuju keanggotaan Uni Eropa,” kata Borrell pada konferensi pers di Tbilisi, Jumat (8/9), seperti dikutip dari Euro News.

Georgia masih harus memenuhi 9 dari 12 prasyarat untuk mendapatkan status kandidat keanggotaan. Sembilan prasyarat tersebut penting dan perlu bagi Georgia

"Komisi Eropa menyampaikan 12 prioritas, 3 di antaranya telah dipenuhi oleh Georgia dan 9 lainnya masih tersisa," kata Borrell.

Di antara yang tersisa itu, Tbilisi perlu melakukan reformasi di bidang supremasi hukum, hak asasi manusia, dan kebebasan media.

Perwakilan Tinggi tersebut menggarisbawahi bahwa Komisi Eropa akan menerbitkan laporan mengenai ekspansi pada musim gugur ini, yang mana laporan tersebut akan menilai kemajuan yang dicapai oleh berbagai negara dalam implementasi reformasi menuju aksesi ke UE.

Pada saat ini, Georgia telah melakukan reformasi pemilu, mendirikan biro antikorupsi, memilih ombudsman di bawah sistem baru, mengubah undang-undang yang menentang diskriminasi gender dan pemberantasan kejahatan terorganisir, dan menunjuk tiga dari lima anggota Dewan Kehakiman Agung.

Pada akhir tahun 2023, Georgia mengharapkan resolusi UE lainnya mengenai penetapan status keanggotaan kandidat.

Borrell menyatakan keyakinannya bahwa Georgia akan mampu menerapkan semua kriteria dan meraih kesuksesan.

“Georgia harus menggunakan waktu yang tersisa untuk mengatasi persyaratan utama reformasi,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya