Berita

Prabowo Subianto dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/RMOL

Politik

Sama-sama Bekas Militer, Demokrat Berpeluang Sodorkan AHY jadi Bacawapres Prabowo

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2023 | 11:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peluang Partai Demokrat bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) masih terbuka. Apalagi Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berlatar belakang militer, sama seperti Prabowo Subianto yang diusung sebagai bakal calon presiden (Bacapres) KIM.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai, peluang memasangkan Prabowo bersama AHY kemungkinan terjadi apabila melihat dari segi kepangkatan dua tokoh itu.

"Bisa saja terjadi karena karir sebelumnya antara Pak Prabowo dan Mas AHY yang jadi ketum dengan latar belakang militer," ujar Hendri Satrio kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/9).


Sosok yang kerap disapa Hensat itu mengatakan, dalam militer ada semacam norma yang dibangun, termasuk ketika sosok yang sudah purna terjun ke dunia politik.

Sehingga, menurutnya, Demokrat bisa saja mengalihkan dukungan kepada Prabowo dan masuk barisan KIM, bukan justru bergabung dengan PDIP yang belakangan santer isunya di publik pasca keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Mas AHY kan (pangkat terakhirnya di militer) Mayor, dan Pak Prabowo Jenderal. Itu mungkin ada ewuh pakewuh tersendiri yang kita enggak tahu," demikian pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI itu menambahkan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya