Berita

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil/Net

Politik

Pulau Rempang Bergejolak, Nasir Djamil Minta Aparat Menahan Diri

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2023 | 08:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Situasi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau terus memanas seiring adanya penggusuran paksa terhadap kelompok masyarakat adat Kampung Melayu Tua.

Warga setempat dilaporkan mendapatkan perlakuan represif dari aparat keamanan, tercatat sebanyak enam orang ditangkap dan puluhan lainnya mengalami luka-luka dalam aksi penolak tersebut.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil meminta aparat keamanan untuk bisa menahan diri dan tidak terlibat dalam benturan dengan masyarakat.


“Diharapkan aparat dalam hal ini kepolisian bisa menahan diri ya untuk tidak berharap-hadapan dengan masyarakat," tegas Djamil kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (8/9).

Nasir Djamil menekankan bahwa konflik ini terjadi karena masih belum ada keseriusan dalam menjaga hak-hak masyarakat setempat.

"Biang kerok dari masalah ini adalah Hak Guna Usaha (HGU). HGU kan menang dia resmi ya, tapi kan kadang inti plasma itu tidak berjalan dengan baik ya," kata politisi PKS itu

Atas dasar itu, politikus PKS ini meminta aparat tidak menggunakan pendekatan represif dalam mengamankan situasi di Pulau Rempang, Batam.

Menurutnya, dalam situasi seperti saat ini tidak menutup kemungkinan akan ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi untuk menciptakan ketegangan antara masyarakat dan aparat.

“Nah karena itu diharapkan aparat bisa mawas diri bisa lebih mengedepankan hal-hal yang sifatnya preemtif dan preventif. Buatlah langkah-langkah pencegahannya agar tidak terjadi konfrontasi yang menyebabkan korban atau terluka,” tegasnya.

Sebanyak enam warga ditangkap dan puluhan warga lainnya mengalami luka-luka serius akibat mendapatkan perlakukan represif aparat gabungan Polri dan Korps Angkatan Laut Tentara Nasional Indonesia (TNI AL) dalam insiden penolakan relokasi di Pulau Rempang, Batam, pada Kamis (7/9). Bahkan, akibat bentrokan ini sejumlah anak sekolah dasar (SD) dilarikan ke posko-posko medis karena terkena gas air mata.

Warga melakukan aksi penolakan relokasi dan penggusuran terhadap kelompok masyarakat adat Kampung Melayu Tua di Pulau Rempang. Program Strategis Nasional Kawasan Rempang Eco-City seolah telah menggusur mereka yang sudah menempati tanah adat Melayu Tua itu sejak 1834 silam.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya