Berita

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres saat melakukan konferensi pers di ruangan Media Center, JCC Senayan, pada Kamis, 7 September 2023/RMOL

Dunia

Sekjen PBB Apresiasi Peran Indonesia dan ASEAN di Tengah Ketidakstabilan Dunia

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 12:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah banyaknya persoalan yang dihadapi dunia, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengapresiasi peran penting yang telah dijalankan oleh Indonesia dan ASEAN.

"Saya memuji Indonesia, dan negara-negara anggota ASEAN atas peran penting mereka dalam membangun jembatan pemahaman karena mereka merupakan faktor penting bagi persatuan di dunia yang terpecah," ujar Guterres dalam konferensi persnya di ruangan Media Center, JCC Senayan, pada Kamis (7/9).

Menurut Guterres, dalam kondisi dunia yang semakin multipolar ini, dunia membutuhkan institusi multilateral yang kuat, yang berlandaskan kesetaraan, solidaritas, dan universal, seperti ASEAN.


Dalam konteks tersebut, Sekjen PBB itu juga menyoroti semboyan bangsa Indonesia sebagai kunci untuk menghadapi banyaknya perbedaan di dunia.

"Bhineka Tunggal Ika untuk mewujudkan kesatuan dalam keberagaman bukan hanya semboyan nasional Indonesia, tapi juga kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua orang," tegas Guterres.

Dalam kesempatan tersebut, Guterres juga mengangkat peran pasukan penjaga perdamaian Indonesia dan negara-negara anggota ASEAN yang telah berkontribusi untuk perdamaian dunia.

“Saya sangat berterima kasih kepada lebih dari 5000 pasukan penjaga perdamaian dari Indonesia dan negara anggota ASEAN yang bertugas di seluruh dunia,” tambahnya.

Menurut Guterres, dunia saat ini berada pada titik puncaknya karena serangkaian krisis, mulai dari darurat iklim, meningkatnya perang serta konflik, hingga melonjaknya kemiskinan, kesenjangan dan ketegangan geopolitik.

Untuk itu, sebagai tamu dalam rangkaian acara KTT ASEAN ini, Sekjen PBB itu akan menyoroti berbagai masalah global, seperti isu-isu di luar operasional ASEAN hingga permasalahan regional dan tantangan global dalam KTT ke-13 ASEAN-PBB pada hari ini.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya