Berita

Kemneko Marves menginisiasi kerja sama maritim antara Indonesia-Korsel/Ist

Politik

Kerja Sama Maritim Indonesia-Korsel Hasilkan Proyek Baru di Cirebon

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 16:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menindaklanjuti pembangunan ekonomi di wilayah pesisir, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menggandeng Korea Selatan (Korsel) merealisasikan Proyek Cirebon Ocean ODA.

Plt Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, M. Firman Hidayat menuturkan hal ini menjadi keberhasilan luar biasa yang dapat diperoleh dari kemitraan.

"Inisiatif ini merupakan contoh nyata keberhasilan kolaborasi dari kemitraan yang menghasilkan keuntungan bersama bagi banyak pemangku kepentingan di kedua negara," ujar Firman dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (6/9).


"Hal ini juga mencerminkan komitmen kita bersama untuk memanfaatkan potensi lautan dan memperkuat sumber daya maritim kita," tambahnya.

Plt Deputi Firman secara resmi mendeklarasikan proyek ODA terbaru yaitu Integrated Capacity Building Center (ICBC). Atas keberhasilan Proyek Cirebon Ocean ODA, Firman menyatakan pentingnya untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan ODA dari hasil proyek ODA terdahulu dan pemanfaatan peralatan.

"Kami juga mengakui pentingnya upaya berkelanjutan dalam peningkatan dan pengembangan kapasitas manusia yang merupakan hal mendasar bagi visi maritim Indonesia yaitu, memposisikan Indonesia sebagai poros maritim global dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan," jelasnya.

Dalam peresmian proyek ini, Duta Besar Korea untuk Republik Indonesia, Lee Sang Deok, juga turut mengutarakan rasa bangga atas pencapaian proyek kerjasama internasional antara Indonesia dan Korea ini.

Dubes Lee Sang Deok berharap akan adanya keberlanjutan atas proyek-proyek ODA Indonesia dan Korea karena melihat potensi kerjasama di sektor kelautan yang tidak terbatas.

“Salah satu aspek penting yang harus ditekankan dalam proyek kerjasama internasional seperti ODA adalah ‘keberlanjutan.’ Saya ingin menekankan bahwa proyek ini memperlihatkan kerjasama kelautan yang berkelanjutan yang berhasil antara kedua negara, Korea-Indonesia," ujar Dubes Lee Sang Deok. .

"MTCRC (Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Researcher Center-red) memimpin proyek ini dan akan terus membangun prestasinya dengan meluncurkan proyek ODA lanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para ahli kelautan Indonesia mulai tahun ini,” lanjutnya.

Selama 4 (empat) tahun terakhir, Proyek Cirebon Ocean ODA telah mencapai hasil dan jumlah penerima manfaat yang melebihi ekspektasi awal. Representatif Korea Institute of Ocean Science and Technology (KIOST) yang juga merupakan manager proyek ODA sekaligus Direktur Korea-Indonesia MTCRC, Dr. Park Hansan menjabarkan informasi terkait kesuksesan Proyek Cirebon Ocean ODA.

Di antaranya, Self-Sustain Capacity Building Development, pengoperasian peralatan untuk mendukung proyek Pemerintah Indonesia dalam pengumpulan data ilmiah, membantu SAR Sriwijaya Air SJ-182, Water Quality Survey, Seaweed Mapping, dan mengukur parameter perairan di kawasan potensi rumput laut di Teluk Awang.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya