Berita

Agus Harimurti Yudhoyono dan Ridwan Kamil/Net

Politik

Demokrat Punya Peluang Majukan AHY dengan Ridwan Kamil

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 15:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peluang Partai Demokrat mengusung calon presiden (Capres) di Pilpres 2024 terbuka, setelah menyatakan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) potensi dicapreskan apabila berkoalisi dengan Partai Golkar.

"Dua partai ini cukup presidential threshold membuat koalisi baru di luar koalisi yang sudah ada," ujar Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (6/9).


Dia menjelaskan, apabila Demokrat dan Golkar berkoalisi bisa memakai skema Capres-Cawapres muda, yang mungkin bisa bersaing dengan pasangan calon (Paslon) koalisi lainnya.

"Kalau Ridwan Kamil dipasangkan dengan AHY, tentu pasangan ini punya nilai jual. Peluang menang masih terbuka karena masih kompetìtif bila berhadapan dengan Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto atau Anies-Cak Imin," tuturnya.

Lebih lanjut, Jamiluddin memandang keputusan Demokrat sudah tepat mencabut dukungan terhadap Anies Baswedan, dan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Jadi, kalau poros Demokrat dan Golkar dapat terbentuk, akan tetap dapat bersaing. Poros ini tidak akan menjadi pecundang bila menduetkan Ridwan Kamil-AHY," demikian Jamiluddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya