Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Musim Hujan di September Datangkan Harapan untuk Pasokan Makanan India

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 16:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meningkatnya harga pangan telah menjadi masalah besar bagi India di bawah pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi menyusul musim kering sepanjang Agustus yang telah merusak banyak tanaman dan menggagalkan panen.

Namun, perkiraan curah hujan di sebagian besar wilayah India pada September ini mendatangkan harapan.

Selama beberapa minggu terakhir pemerintah India telah berupaya mendorong tindakan agresif untuk melindungi pasar domestik, termasuk serangkaian pembatasan pengiriman beras yang akhirnya memicu kenaikan harga yang mencapai level tertinggi dalam hampir 15 tahun terakhir.


Akibatnya, negara pengirim beras terbesar di dunia ini harus membatasi ekspor beras, juga berbagai jenis bahan pokok sehingga India masih memiliki cadangan.

Dengan datangnya musim hujan di September, segala kerisauan itu akan berlalu.

Menteri Pangan Sanjeev Chopra mengatakan berkat cadangan biji-bijian yang melimpah itu serta panen padi baru akan segera terjadi di musim ini dan situasi negara tidak mengkhawatirkan.

Hujan normal hingga di atas normal juga diperkirakan terjadi di banyak wilayah pada bulan ini, mengimbangi dampak gangguan termasuk bulan Agustus yang paling kering dalam lebih dari satu abad.

“Pemerintah telah mengambil banyak langkah untuk menjamin ketahanan pangan negara ini,” kata Chopra.

Persediaan beras dan gandum pemerintah cukup untuk menjalankan program pangan dan kesejahteraan lainnya, sementara pengadaan beras dari panen tahun 2023-2024 akan dimulai pada bulan Oktober, sehingga semakin meningkatkan cadangan negara.

Namun, pemerintah akan memantau stok kacang-kacangan dan makanan lain yang disimpan oleh pedagang untuk menghentikan penimbunan.

Chopra juga menyatakan keyakinannya bahwa pasokan gandum lokal cukup untuk memenuhi permintaan di negara produsen dan konsumen terbesar kedua di dunia.

Pihaknya juga akan mempertimbangkan mengenai penghapusan bea masuk, sebuah langkah yang akan membuat pembelian dari luar negeri menjadi lebih menarik. .

“Semua opsi terbuka,” katanya. “Kami sedang memantau situasinya. Jika kami merasa ada persyaratan apa pun, maka pemerintah akan menggunakan opsi yang sesuai pada saat itu.”

India memiliki pasokan gula yang cukup untuk memenuhi permintaan domestik saat ini. Curah hujan yang baik pada bulan September diperkirakan akan membatasi kerusakan pada tanaman tebu yang disebabkan oleh kurangnya curah hujan di beberapa wilayah pertumbuhan utama di Maharashtra dan Karnataka.

Curah hujan yang normal pada bulan ini akan memastikan bahwa produksi tebu tidak turun ke tingkat yang mengkhawatirkan.

Pemerintah akan menilai hasil panen tebu pada bulan Oktober sebelum memutuskan apakah akan mengizinkan ekspor pada musim 2023-24.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya