Berita

Koordinator Pusat BEM Nusantara, Achmad Supardi/Net

Politik

Jelang Pilpres 2024, BEM Nusantara: Sosok Nasionalis, Figur Pemimpin yang Dibutuhkan Indonesia

SABTU, 02 SEPTEMBER 2023 | 03:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sebagai garda intelektual, mahasiswa harus berperan aktif dalam menyambut hajatan demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Terutama, mahasiswa harus bisa merumuskan kriteria pemimpin yang dibutuhkan Indonesia di masa depan.

Begitu dikatakan Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Daerah Istimewa Yogyakarta, Muhammad Nur Fadillah, dalam Diskusi Panel dan Temu Daerah BEM Nusantara dengan tema "Prospek Kontribusi Mahasiswa Dalam Menentukan Pemimpin Ideal Guna Suksesi Pesta Demokrasi 2024" di Politeknik Akademi Pariwisata Yogyakarta.

Muhammad Nur Fadillah mengatakan, mahasiswa bisa cermat pada Pilpres 2024, dengan memilih pemimpin yang memiliki jiwa nasionalisme serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinnekaan.


"Tentunya kriteria yang cocok untuk pemimpin 2024 adalah sosok nasionalis, karena banyaknya berbagai macam suku, agama, ras, dan budaya," ujar Nur Fadillah dalam keterangan tertulis, Jumat (1/9).

Ditambahkan Koordinator Pusat BEM Nusantara, Achmad Supardi, mahasiswa juga harus bisa menyuarakan agar calon pemimpin yang akan dipilih bersedia turun dan melayani masyarakat.

Selain itu, lanjutnya, momen pesta demokrasi harus dimanfaatkan mahasiswa untuk menjadikan Indonesia menjadi negara maju di masa depan.

"BEM Nusantara sebagai aliansi nasional akan terus melakukan political branding agar mahasiswa juga terlibat aktif dan menjadi penentu dalam pergantian presiden 2024," pungkasnya. 

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya