Berita

Peta perbatasan Rusia dan China/Net

Dunia

Rusia Buka Suara Soal Peta Baru China, Tolak Klaim Wilayah di Perbatasan

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 21:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia akhirnya memberikan komentar terkait peta standar edisi 2023 yang baru dirilis oleh China awal pekan ini. Lantaran peta tersebut turut menyentuh wilayah sengketa di perbatasan keduanya.

Peta menunjukkan Pulau Bolshoi Ussuriysky, yang terletak di pertemuan sungai Ussuri dan Amur, yang memisahkan Rusia dan China. Pulau ini dikenal sebagai Heixiazi atau Beruang Hitam di China.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengeluarkan pernyataan yang menolak klaim kepemilikan China atas pulau yang disengketakan Moskow dan Beijing selama beberapa dekade itu.


Jurubicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menegaskan masalah mengenai pulau tersebut sudah diselesaikan melalui perjanjian bilateral lebih dari 15 tahun yang lalu.

“Pihak Rusia dan China berpegang pada posisi yang sama bahwa masalah perbatasan antara negara kita akhirnya terselesaikan. Penyelesaiannya ditandai dengan ratifikasi Perjanjian Tambahan pada tahun 2005 tentang perbatasan negara Rusia-China di bagian timurnya, yang menurutnya Pulau Bolshoi Ussuriysky dibagi di antara para pihak,"  ujarnya, seperti dimuat News Week.

Adapun Zakharova menjelaskan, perbatasan dan demarkasi sepanjang hampir 4.300 km kedua belah pihak telah dipakati di wilayah tersebut pada tahun 2008.

Pada Senin (28/8), China merilis peta baru yang di dalamnya turut mencakup wilayah yang disengketakan dengan India, Taiwan, dan sebagian besar Laut China Selatan.

India, Taiwan, dan negara-negara yang mengklaim wilayah Laut China Selatan seperti Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Indonesia menolak peta tersebut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya