Berita

Ratusan pekerja dari department store besar di Tokyo melakukan pemogokan/Net

Bisnis

Sogo & Seibu Berencana Jual Separuh Perusahaan, Pekerja di Jepang Protes dan Turun ke Jalan

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 19:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hampir seribu pekerja dari department store besar di Tokyo melakukan pemogokan setelah tidak mencapai kesepakatan dengan manajemen mengenai rencana penjualan perusahaan.

NBC melaporkan pada Jumat (1/9), pemogokan yang terjadi sejak Kamis merupakan pemogokan besar-besaran pertama yang terjadi di negara tersebut dalam beberapa dekade.
Di luar toko Seibu Ikebukuro terlihat sekitar 900 pekerja berdiri dengan plakat berisi protes, sementara 300 orang mengadakan demonstrasi di taman terdekat yang diikuti oleh anggota serikat pekerja dari department store lain.

Pekerja dari Sogo & Seibu Co menentang rencana pengecer elektronik diskon Yodobashi Holdings untuk mengambil alih sekitar setengah dari toko tersebut, yang dikhawatirkan akan mengubah citra toko yang identik dengan butik.

Pekerja dari Sogo & Seibu Co menentang rencana pengecer elektronik diskon Yodobashi Holdings untuk mengambil alih sekitar setengah dari toko tersebut, yang dikhawatirkan akan mengubah citra toko yang identik dengan butik.

Jika citra berubah dan mengakibatkan pembeli pergi sehingga penjualan turun, para pekerja khawatir mereka akan kehilangan pekerjaan. Aksi mogok ini dilakukan untuk menuntut jaminan pekerjaan dan kesinambungan bisnis.

Pemogokan sangat jarang terjadi di Jepang, karena negosiasi mengenai upah dan kondisi kerja biasanya disepakati secara damai.

Pemogokan itu adalah buntut dari negosiasi berbulan-bulan antara manajemen Sogo & Seibu dan serikat pekerja, dan terjadi di tengah kekurangan tenaga kerja di Jepang.

Seibu Ikebukuro adalah department store terbesar ketiga di Jepang berdasarkan penjualan, menurut laporan media. Namun pemiliknya, Sogo & Seibu, berada dalam posisi yang tidak menguntungkan selama empat tahun terakhir.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya